Inovasi Taman Safari Prigen
Olah Kotoran Gajah Jadi Papan Partikel
Kotoran gajah pun bermanfaat. Melalui pengolahan khusus, kotoran gajah bisa dijadikan papan partikel. Jika dibuat dalam skala besar bisa dibuat lemari
Penulis: Achmad Pramudito | Editor: Achmad Pramudito
SURYA.co.id | PASURUAN - Eksperimen lain yang dilakukan Taman Safari Indonesia (TSI), Prigen, Jawa Timur adalah pemanfaatan kotoran gajah untuk papan partikel. Prosesnya, kotoran gajah ini lebih dulu dicuci. Setelah kering, kotoran itu lalu digrinder dan dicampur dengan perekat.
Selanjutnya dipres selama 15 menit dalam suhu 150 derajat Celcius. “Harus benar-benar kering. Sebab jika masih ada kandungan airnya, akan meledak,” papar Nurhidayat, kru bagian Edukasi TSI Prigen
Saat ini papan partikel dari kotoran gajah ini masih sebatas digunakan sebagai vandel. “Jika sudah diproduksi banyak, bisa juga dipakai jadi lemari,” tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, TSI Prigen sukses mengolah kotoran sapi menjadi biogas yang kemudian dimanfaatkan untuk pengganti gas LPG di dapur ransum satwa. Percobaan yang dilakukan baru pada kotoran sapi yang jumlahnya ada 18 ekor di ‘kebun binatang raksasa’ itu.
Menurut Nurhidayat, tiap ekor sapi menghasilkan 5 kg kotoran. “Tiap hari kami tiga kali membersihkan kotoran sapi, pagi, siang, dan sore,” ungkapnya.
Kotoran itu awalnya dicampur dengan air sebelum kemudian diproses fermentasi selama tujuh hari. “Kini kami eksperimen mencampurnya dengan urin gajah. Ternyata proses fermentasinya lebih cepat, tiga hari sudah bisa menyalakan kompor,” paparnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kotoran-gajah_20150524_194224.jpg)