Jumat, 24 April 2026

Berita Madiun Rawan Laka Lantas

16 Nyawa Melayang di Area Black Spot Madiun

"Akibat kecelakaan itu, puluhan korban mengalami luka berat dan ringan serta kerugian negara Rp 300 juta sejak Januari hingga 19 Mei 2015."

Penulis: Sudarmawan | Editor: Parmin

SURYA.co.id | MADIUN - Sebanyak 16 nyawa melayang sia-sia di jalur black spot (rawan laka lantas) di wilayah Kabupaten Madiun. Angka itu dari 127 kasus kecelakaan yang terjadi di jalur rawan laka lantas.

"Akibat kecelakaan itu, puluhan korban mengalami luka berat dan ringan serta kerugian negara Rp 300 juta sejak Januari hingga 19 Mei 2015," terang Kanit Laka Polres Madiun, Iptu Sujarwo kepada Surya, Kamis (21/05/2015).

Berdasarkan analisanya, kecelakaan terbesar di Kabupaten Madiun disebabkan human error (kesalahan manusia). Sedangkan faktor lainnya, disebabkan kondisi ruas jalan yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) serta minimnya rambu lalu lintas serta Penerangan Jalan Umum (PJU).

"Korban laka sekarang bergeser ke roda dua. Kami menyayangkan korbannya didominasi warga Kabupaten Madiun yang berusia dibawa 18 tahun. Korban dari roda empat semakin menurun," imbuhnya.

Selain itu, berdasarkan hasil evaluasi, ada kecenderungan lokasi dan titik rawan kecelakaan atau kawasan black spot cenderung berubah-ubah setiap tahun.

Jika kawasan black spot dengan angka kecelakaan paling tinggi tahun 2012, titik black spot berada di Kecamatan Jiwan, tahun 2013, beralih ke ruas jalur Surabaya - Madiun, Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo.

Kemudian, Tahun 2014 bergeser ke ruas Desa Garon, Kecamatan Balerejo, dan Tahun 2015 pindah di ruas Desa Tiron, Kecamatan Madiun.

"Jadi ruas jalan Surabaya - Madiun sekarang menjadi kawasan black spot selama tiga tahun berturut-turut," tegasnya.

Sementara kasus kecelakaan dari Tahun 2013 hingga 2015 cenderung menurun.
"Ini karena program sosialisasi yang gencar dicanangkan mulai dari sekolah hingga instansi lainnya," pungkasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved