Berita Sidoarjo
Ayah Bayi Dibuang : Anakku Mati 5 Menit Setelah Lahir
Proses persalinan dia lakukan sendiri bersama Reni di sebuah penginapan di kawasan Bungurasih, Sabtu (16/5/2015).
Penulis: Miftah Faridl | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co.id | SIDOARJO - Ahmad Arif berjalan santai saat dibawa ke Polsek Sukodono. Pemuda 20 tahun asal Kedung Rejo, Nganjuk ini menampakkan raut wajah yang biasa-biasa saja usai kepergok hendak mengubur mayat bayinya yang baru lahir di pinggir jalan Tol Desa Jumput Rejo, Kecamatan Sukodono, Rabu (20/5/2015).
Dia mengaku, bayinya itu hasil hubungan gelapnya dengan Reni Widyastuti asal Jember. (Baca : Pria Ini Kepergok Kubur Bayinya di Pinggir Jalan Tol)
"Saya kenal dia di Facebook terus berlanjut pacaran. Sampai dia hamil. Saya panik karena kami belum menikah," aku Arif dengan nada lirih.
Dari pengakuan Arif, bayi itu lahir prematur. Proses persalinan dia lakukan sendiri bersama Reni di sebuah penginapan di kawasan Bungurasih, Sabtu (16/5/2015).
"Dia lahir prematur. Baru 7 bulan usia kandungan. Waktu lahir dia masih hidup. Tapi 5 menit kemudian anakku itu mati," katanya.
Panik dengan kondisi itu, Arif merencanakan mengubur bayinya itu secara diam-diam.
Dia tidak ingin ada orang lain, apalagi keluarga kekasihnya tahu ada bayi yang dilahirkan Reni di luar pernikahan.
Satu jam berkeliling mencari lokasi, Arif akhirnya memilih semak-semak di ponggir jalan tol.
"(Otak) saya buntu. Sudah sulit dipakai mikir. Akhirnya saya pilih mengubur anak saya," akunya lagi.
Arif membantah membunuh anaknya. Bayi itu mati tepat lima menit setelah dilahirkan. Kini Arif harus memperhanggungjawabkan perbuatannya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/2005ahmad-arif-ayah-bayi_20150520_074749.jpg)