Kamis, 7 Mei 2026

Berita Malang Raya

Abah Anton Bersikukuh Okupansi Hotel di Kota Malang Capai 80 Persen

"Saya dua kali ke hotel, bukan di akhir pekan maupun libur panjang. Tingkat huniannya bagus," ujar Wali kota Malang, M Anton.

Tayang:
Penulis: Samsul Hadi | Editor: Parmin

SURYA.co.id | MALANG - Wali Kota Malang, M Anton bersikukuh tingkat hunian (okupansi) hotel di Kota Malang mencapai 80 persen atau di atas 60 persen. Ia pun tetap akan mengeluarkan izin pembangunan hotel baru di Kota Malang.

"Saya dua kali ke hotel, bukan di akhir pekan maupun libur panjang. Tingkat huniannya bagus. Dari situ saya tahu okupansinya mencapai 80 persen atau paling tidak di atas 60 persen," kata Abah Anton, panggilan akrab Wali Kota Malang, M Anton, Selasa (19/5/2015).

Selain itu, kata Anton, pembangunan hotel baru akan mendukung pertumbuhan ekonomi di Kota Malang.

Apalagi sebentar lagi, ada jalan tol yang melintas di Kota Malang dan pengembangan Bandara Abdul Rachman Saleh.

"Saya juga tidak mau disalahkan masyarakat, kalau tidak memberi izin (pembangunan hotel). Nanti masyarakat bilang di zaman Anton tidak ada investasi sama sekali," ujarnya.

Anton khawatir jika melakukan pembatasan pembangunan hotel, investor akan lari ke daerah lain. Sebab, Pemkot Malang juga tidak bisa meminta daerah lain untuk mengluarkan kebijakan pembatasan pembangunan hotel.

"Apalagi Kota Malang dan Kota Batu hanya dipisahkan kecamatan saja. Investor bisa lari ke sana," katanya.

Anton mengaku siap melakukan dialog dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mencari solusi soal pembangunan hotel di Kota Malang.

"Kalau mereka mau dialog, kami siap. Mari duduk bersama untuk mencari solusi terbaik," ujarnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved