Berita Gresik

Jangan Ada Acara Perpisahan Bebani Wali Murid di Gresik

#GRESIK - Pemkab Gresik hanya mengimbau, tidak menegaskan dalam surat edaran maupun aturan yang jelas.

Jangan Ada Acara Perpisahan Bebani Wali Murid di Gresik
Surya/Moch. Sugiyono
Wakil Bupati Gresik hanya mengimbau kepada sekolah untuk tidak menggelar perpisahan yang bisa memberatkan wali murid, Senin (18/5/2015). 

SURYA.co.id I GRESIK – Pemerintah Kabupaten Gresik mengimbau kepada sekolah agar tidak mengadakan perpisahan siswa yang membebani orang tua wali murid.

“Kami sudah memantau pelaksanaan Ujian Nasional SD ini sudah baik. Jangan sampai yang baik dikotori dengan hal-hal yang tidak baik di luar konteks pendidikan. Misalnya, melaksanakan perpisahan dengan menarik biaya yang memberatkan orang tua,” kata Wakil Bupati Gresik, M Qosim setelah keliling di beberapa SD, Senin (18/4/2015).

Imbauan itu disampaikan Qosim berulang-ulang di depan para Kepala Sekolah serta pejabat Dinas Pendidikan (Dindik), saat berkunjung ke beberapa SD.

Tapi Qosim tidak menegaskan larangan tersebut dengan surat edaran maupun aturan yang jelas.

Standar larangannya hanya memakai kemampuan wali murid yang miskin.

“Kepada semua murid untuk tidak merayakan kelulusan dengan pesta di hotel, konvoi, corat-coret baju serta kegiatan lain yang tidak bermanfaat. Silakan merayakan kelulusan, tapi harus dalam menentukan sumbangan yang sesuai dan harus mendengar suara orang tua murid yang paling miskin untuk dipakai sebagai tolok ukur,” katanya.

Qosim ke SD-SD didampingi Kepala Kementerian Agama Gresik, Haris Zainuddin, dari Polres Gresik, diwakili Kasatbinmas AKP Suyatmi dan Mahin, Kepala Dinas Pendidikan Gresik. 

Penulis: Sugiyono
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved