Perang Melawan Teror
Terduga Teroris Pesan Kamar di Turki, Tertangkap di Surabaya
#SURABAYA - Muhammad Riduansyah, terduga teroris yang tertangkap di Bandara Juanda ternyata sudah memesan kamar di Turki.
Penulis: M Taufik | Editor: Yuli
SURYA.co.id | SURABAYA – Muhammad Riduansyah, terduga teroris yang tertangkap di Bandara Juanda ternyata sudah memesan kamar di Turki.
Dari Juanda, dia hendak berangkat ke Malaysia, lalu melanjutkan perjalanan ke Turki, menginap di sana untuk menunggu perjalanan ke Suriah guna bergabung dengan kelompok ISIS.
BACA JUGA » Jawab Interogasi Dengan Tenang, Riduansyah Ngaku Liburan ke Malaysia
Kamar yang dipesan di Turki itu bukan hanya untuk pria 31 tahun asal Tarakan, Kalimantan Utara ini saja. Namun, juga untuk lima orang lain yang berangkat bersama dia. Yakni, Siti Hajar Mustafa Mademing, Zaid Toha Fauzan, Harianto Sultan Lamaddu, Murniati Mappa Lebu, dan Ahmad Muadz Mustafa.
Enam orang ini diamankan petugas saat berada di Bandara Juanda, hendak terbang ke Malaysia menggunakan pesawat Air Asia QZ386.
“Pemeriksaan masih dilakukan. Hasilnya, diantaranya diketahui bahwa mereka sudah memesan kamar di Turki,” ujar Kombes Pol Bambang Priyambada, Direktur Reskrimum Polda Jatim, Jumat (15/5/2015).
Menurut Bambang, pemeriksaan di Polda Jatim belum bisa maksimal. Banyak pertanyaan yang tidak dijawab oleh terduga teroris itu. Karena itu, pemeriksaan lanjutan atas perkara ini diserahkan ke Densus 88 Antiteror.
“Data-data dan sebagainya lengkapnya ada di Densus. Termasuk jaringan dan beberapa hal lainnya,” sambung Bambang.
Dari pemeriksaan yang dilakukan polisi, diketahui bahwa Riduansyah diduga terkait jaringan Agung Hamin, terpidana kasus terorismua yang sedang menjalani hukuman di LP Lowokwaru Malang.
Rudiansyah beberapa kali mengunjungi Agung, dan diduga dari situlah dia dipengaruhi untuk merekrut orang-orang guna diajak pergi ke Suriah.
Mengenai dua perempuan dan seorang anak yang ikut diamankan bersama Rudiansyah, polisi juga masih melakukan penelusuran. Informasi yang berhasil dihimpun, Murniati Mappa Lebu adalah tante Riduansyah. Murniati berstatus janda karena suaminya meninggal di Suriah.
“Siapa yang memberangkatkan mereka, bagaimana prosesnya dan siapa-siapa yang terkait dengan orang-orang ini, densus yang lebih paham. Karena itu, pemeriksaan lanjutan dilakukan oleh Densus 88,” sambung Bambang Priyambada.
Enam orang ini diamankan petugas Bea Cukai Bandara Juanda, Kamis (14/5) siang. Ketika dilakukan pengecekan paspor, muncul data bahwa nama Muhammad Riduansyah masuk DPO (daftar pencarian orang) dari Interpol. Dia pun langsung diamankan petugas, termasuk lima orang rombongan yang hendak berangkat ke Penang, Malaysia bersamanya.
BERITA SEBELUMNYA » BREAKING NEWS - Polisi Tangkap Terduga Teroris di Bandara Juanda
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/mr-terduga-teroris-yang-ditangkap-di-terminal-2-bandara-juanda-surabaya_20150514_182142.jpg)