Latihan Otak Seperti Ini Bantu Ketajaman Penglihatan

Setiap sesi latihan otak ini, partisipan melihat 750 gambar bergaris yang ditampilkan di layar komputer.

Latihan Otak Seperti Ini Bantu Ketajaman Penglihatan
corbis
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bertambahnya usia umumnya membuat daya penglihatan seseorang berkurang.

Satu hal yang dialami sebagian besar orang di usia senja adalah penurunan sensitivitas kontras.

Ini adalah kemampuan mata untuk membedakan gradasi cahaya terang ke gelap.

Jika sensitivitas kontras sudah bermasalah, seseorang bakal kesulitan mengenali di mana ujung atau pangkal, serta garis batas suatu benda.

Misalnya, berjalan agak terhuyung-huyung sembari mencari pegangan tangan ketika menuruni tangga. Sebab batas anak tangga tersamarkan garisnya.

Mungkin ini juga pernah terjadi saat mengendarai mobil atau motor di malam hari.

Perlu menyipitkan mata, tanda ekstra hati-hati, agar tidak salah melihat tanda lalu lintas dan garis pembatas jalan.

Masalah ini menurut penelitian terbaru bisa ditangani dengan meningkatkan latihan otak.

Para peneliti di University of California, Riverside, dan Brown University menunjukkan, setelah menjalani lima sesi latihan perilaku, penglihatan 16 orang usia 60 dan 70 tahun terbukti meningkat.

“Pendapat di luar sana mengatakan ketika sudah tua, semua fungsi tubuh bakal menurun. Namun, ternyata otak orang tua pun sel yang baru tumbuh seperti anak muda,” ujar Allison B Sekuler, profesor psikologi, ilmu syaraf, dan perilaku di McMaster University, Ontario, Kanada.

Halaman
12
Tags
mata
Penulis: Marta Nurfaidah
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved