WNI Ditangkap di Brunei

Menkopulhukam : Kasus Rustawi Tak Terkait Radikalisme

Menurutnya, kasus yang menimpa jemaah umrah asal Jabung, Kabupaten Malang, ini hanya masalah keluarga.

Menkopulhukam : Kasus Rustawi Tak Terkait Radikalisme
surya/samsul hadi
Menkopolhukam Tedjo Edhy memberikan sambutan dalam acara Pembukaan Kegiatan Forum Pemantapan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan Bakesbangpol Kota Malang, Rabu (13/5/2015). 

SURYA.co.id | MALANG - Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Tedjo Edhy secara tegas menyatakan kasus Rustawi Tomo Kabul yang ditangkap Kepolisian Brunei Darussalam karena membawa bondet tak terkait radikalisme.

Menurutnya, kasus yang menimpa jemaah umrah asal Jabung, Kabupaten Malang, ini hanya masalah keluarga.

"Kasus ini fatal jika dianggap sebagai aksi radikalisme. Ini hanya masalah keluarga antara Rustawi dan anaknya," kata Tedjo usai menghadiri acara Pembukaan Kegiatan Forum Pemantapan Wawasan Kebangsaan yang dilaksanakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Malang, Rabu (13/5/2015).

Dikatakannya, pemerintah sedang berupaya melakukan negosiasi dengan Pemerintah Brunei Darussalam.

Pemerintah berharap kasus Rustawi bisa diproses di Indonesia.

Perlu diketahui, Rustawi Tomo Kabul, jemaah umrah asal Desa/Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, ditangkap Kepolisian Brunei Darussalam karena diketahui membawa bahan peledak.

Sampai sekarang Rustawi masih ditahan pihak Kepolisian Brunei Darussalam.

Informasinya, bahan peledak itu ditaruh salah satu satu anak Rustawi.

Anak Rustawi yang dicurigai menaruh bahan peledak di koper orangtuanya, yakni Sutrisno alias Cipeng. Rustawi dan Cipeng memang sering bertengkar.

Sejak Rustawi berangkat umrah dan tertangkap di Brunei Darussalam, Cipeng juga ikut menghilang.

Ada kabar Cipeng sudah ditangkap. Tetapi, sampai sekarang pihak keluarga juga belum mendapatkan kabar penangkapan Cipeng.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved