Breaking News:

WNI Ditangkap di Brunei

Hingga Jumat Malam Rustawi Belum Tiba di Malang

Pantauan Surya.co.id hingga pukul 22.30, rumah Rustawi masih terkunci, lampu depan rumahnya juga mati.

Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Parmin
surya/samsul hadi
Rumah pasangan suami istri Rustawi dan Pantes di RT 3 RW 1 Desa/ Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Rabu (6/5/2015). 

SURYA.co.id | MALANG - Kondisi rumah Rustawi Tomo Kabul (63), jemaah umrah Desa/Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang hingga Jumat malam (8/5/2015), masih sepi.

Pantauan Surya.co.id hingga pukul 22.30, rumah Rustawi masih terkunci, lampu depan rumahnya juga mati. Selain itu, tak ada satu pun orang yang bisa ditemui dari rumah ini.

Kondisi kampung tempat tinggal Rustawi juga sepi. Warga tidak banyak melakukan aktivitas di luar rumah, termasuk tak ada penjagaan dari personel polisi di sekitar rumah berlantai dua.

Sebelumnya, Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf mengatakan Rustawi Tomo Kabul akan pulang pada Jumat malam (8/5/2015). Disebutkan pula bahwa Rustawi pulang dengan pengawalan Polisi Brunei Darussalam.

Kepulangan Rustawi ini dalam rangka penyelidikan polisi Brunei Darussalam terkait kasus kepemilikan bahan peledak yang membelit warga Malang ini.

Anas mengatakan, Polda Jatim akan memfasilitasi kedatangan polisi Brunei Darussalam ke Malang.

“Kami cuma memfasilitasi saja. Keperluan dan kepentingan penyidikan yang dilakukan oleh petugas kepolisian Brunei,” tegasnya.

Rustawi ditangkap petugas Kepolisian Brunei karena dalam kopernya ditemukan bahan peledak jenis bondet dan empat peluru saat dia dalam perjalanan Umrah bersama rombongannya, Sabtu (2/5/2015).

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved