WNI Ditangkap di Brunei

Seorang Anak Rustawi Menghilang sejak Orangtuanya Berangkat Umrah

Anak Rustawi bernama Sutrisno alias Cipeng hingga kini tidak diketahui keberadaannya.

Seorang Anak Rustawi Menghilang sejak Orangtuanya Berangkat Umrah
surya/samsul hadi
umah pasangan suami istri Rustawi dan Pantes di RT 3 RW 1 Desa/ Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Rabu (6/5/2015). 

SURYA.co.id | MALANG – Seorang dari empat anak Rustawi Tomo Kabul, jemaah umrah yang ditangkap di Brunei karena diduga membaa bondet, menghilang sejak orangtuanya berangkat umrah.

Anak Rustawi bernama Sutrisno alias Cipeng hingga kini tidak diketahui keberadaannya.

Sutrisno adalah anak ketiga warga Desa/Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang tersebut.

Sampai sekarang pihak keluarga tidak bisa menghubungi Sutrisno. Ketika ada kabar Rustawi ditangkap Kepolisian Brunei Darussalam, pihak keluarga sudah berusaha menghubungi Sutrisno.

Rustawi memiliki empat anak. Keempat anaknya tinggal berdekatan dengan Rustawi di Desa Jabung.

Anak pertama Rustawi perempuan bernama Witiani,  tinggal satu rumah bersama Rustawi. Witiani diketahui menjanda.

Anak kedua Rustawi laki-laki bernama Dwi, tinggal bersama istri dan anaknya di depan rumah Rustawi.

Anak terakhir bernama Roni telah menikah dan membuka bengkel sepeda motor tidak jauh dari rumah orangtuanya.

Sedangkan, Sutrisno alias Cipeng adalah satu-satunya anak Rustawi yang belum menikah.

Sejak kecil Cipeng diasuh orang lain, yakni, Waidi, yang masih satu kampung dengan Rustawi. Dari keempat anaknya, Cipeng paling terkenal tidak akur dengan orangtuanya.

Halaman
12
Tags
Malang
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved