Breaking News:

WNI Ditangkap di Brunei

Rombongan Umrah Tiba pada 13 Mei 2015

Mereka diamankan polisi karena dugaan membawa bahan peledak, empat peluru, pisau lipat dan gunting. Kejadian ini berlangsung pada Sabtu (2/5/2015).

surya/adrianus adhi
Suasana kantor PT Al Aqsha di Jalan Sigura-gura Barat Kav 1B, Kota Malang sesaat setelah kabar penangkapan tiga jamaah umroh mereka ditangkap Polisi Brunei, Rabu (6/5/2015). 

SURY.co.id | MALANG - Jadwal kedatangan rombongan Umrah dari Biro Perjalanan Al Aqsa, Kota Malang tak terganggu meskipun ada penangkapan seorang anggota rombongan mereka di Brunei Darussalam.

Disampaikan Susi Agus (35), istri dari Agus Sugianto, pemilik biro perjalanan yang berlokasi di Jalan Sigura-gura Barat, Kota Malang, Rabu (6/5/2015) siang, rombongan tersebut akan kembali ke Indonesia pada 13 Mei 2015.

“Lama perjalanan hanya sepuluh hari,” kata Susi.

Ia menjelaskan rombongan berjumlah 53 orang tersebut berangkat dari Malang pada Sabtu (2/5/2015) pagi. Mereka berangkat dengan menumpang pesawat Royal Brunei B1081.

Tiga anggota rombongan jemaah umrah dari Biro Perjalanan Al Aqsa Kota Malang ditangkap polisi di Bandara Brunei Darussalam, saat para penumpang berpindah pesawat untuk melanjutkan perjalanan ke Jeddah. Mereka tiba di Jeddah pukul 11.15 WIB.

Ketiga orang itu adalah Pantes Sastro Prajitno, Rustawi Tomo Kabul, dan Bibit Hariyanto Dai.

Mereka diamankan polisi karena dugaan membawa bahan peledak, empat peluru, pisau lipat dan gunting. Kejadian ini berlangsung pada Sabtu (2/5/2015).

Setelah menjalani pemeriksaan selama sehari penuh, rombongan tersebut melanjutkan perjalanannya kembali ke Jeddah dengan pesawat yang sama, Minggu (3/5/2015) .

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved