WNI Ditangkap di Brunei

Pria Yang Ditangkap di Brunei Itu Dikenal Sebagai Pengusaha Selepan Gabah

Menurutnya, Rustawi dan Pantes orangnya biasa-biasa. Keduanya aktif mengikuti kegiatan jamaah pengajian yang ada di lingkungan kampung.

Pria Yang Ditangkap di Brunei Itu Dikenal Sebagai Pengusaha Selepan Gabah
surya/samsul hadi
umah pasangan suami istri Rustawi dan Pantes di RT 3 RW 1 Desa/ Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Rabu (6/5/2015). 

SURYA.co.id | MALANG - Pasangan suami istri, Rustawi Tomo dan Pantes Sastro Prajitno, jamaah umrah asal Malang yang ditangkap Kepolisian Brunei Darussalam karena membawa bahan peledak tercatat sebagai warga Jl Kelud RT 3 RW 1 Desa/ Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang.

Pengusaha selepan gabah ini sudah berkali-kali pergi umrah.

Ketua RT 3 Desa Jabung, Bashori mengaku sudah mendengar info tertangkapnya Rustawi dan Pantes di Brunei Darussalam.

Ia sempat didatangi lima orang yang bertanya-tanya soal kegiatan Rustawi dan Pantes, Senin (4/5/2015).

"Saya tidak tahu lima orang itu dari polisi atau bukan. Mereka hanya tanya-tanya soal aktivitas Bu Pantes. Saya hanya menunjukkan rumah Bu Pantes ke mereka," katanya, Rabu (6/5/2015).

Ia tidak percaya dengan kabar penangkapan Rustawi dan Pantes karena membawa bahan peledak.

Menurutnya, Rustawi dan Pantes orangnya biasa-biasa. Keduanya aktif mengikuti kegiatan jamaah pengajian yang ada di lingkungan kampung.

Rustawi terkenal sebagai pengusaha selepan gabah di kampungnya. Bapak empat anak itu juga memiliki sawah yang lumayan luas di desa tersebut.

Warga tidak pernah melihat sesuatu yang ganjil dari kegiatan Rustawai. Hanya saja Rustawi punya jamaah pengajian yang pusatnya di Surabaya.

Jamaah itu pernah dua kali menggelar pengajian di rumah Rustawi.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved