Breaking News:

WNI Ditangkap di Brunei

Ada Bom Bondet dan 4 Butir Peluru di Dalam Koper Rustawi

Masih dilakukan investigasi, indikasinya bom jenis bondet. Dan ada peluru juga.

surya/m taufik
Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf menunjukkan foto paspor warga Malang yang diamankan di Brunei Darussalam gara-gara membawa bahan peledak di dalam kopernya, Rabu (6/5/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Rustawi Tomo Kabul, warga Jabung, Malang yang diamankan petugas kepolisian Brunei Darussalam, ternyata ketahuan membawa sebuah bom bondet dan empat butir peluru di dalam kopernya.

Hingga saat ini, pria kelahiran 1 Januari 1952 itu masih menjalani pemeriksaan di Brunei.

“Masih dilakukan investigasi, indikasinya bom jenis bondet. Dan ada peluru juga,” kata Kapolda Jatim Irjen Pol Anas Yusuf, Rabu (6/5/2015).

“Kami juga masih mendalami, kok bisa bondet ada di dalam tasnya. Kemudian, ada juga peluru yang terselip. Memang bondet tidak meledak jika tidak disulut. Dan barang itu termonitor petugas bandara ketika yang bersangkutan berada di bandara,” lanjutnya.

Dijelaskan Kapolda, Rustawi berangkat dari Malang bersama rombongan untuk menjalankan ibadah umrah.

Totalnya ada 69 orang dalam rombongan yang diangkut pesawat Royal Brunei Airlines, tiba di Brunei Sabtu (2/5/2015) pagi pukul 09.00 waktu setempat.

Saat mendarat di bandara dan hendak ganti pesawat, terdeteksi ada bahan peledak di dalam koper Rustawi.

Semua rombongan sempat dihentikan sementara. Setelah melalui serangkaian pemeriksaan, 68 peserta rombongan sudah diperbolehkan melanjutkan perjalanan, hanya Rustawi yang masih diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: M Taufik
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved