Ujian Nasional

Sakit, Dua Siswa SMP di Gresik Tetap Ikut Unas

#GRESIK - Kepala Bagian Pendidikan Dasar (Dikdas) Gresik, Nur Iman Syoleh, mengatakan, dari 19.062 seluruhnya hadir.

Penulis: Sugiyono | Editor: Yuli
surya/iksan fauzi
UNAS - Para siswa SMP mengerjakan soal unas Bahasa Indonesia, Senin (4/5/2015). 

SURYA.co.id I GRESIK - Dua siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) terpaksa mengikuti Ujian Nasional (Unas) dalam kondisi sakit, Senin (5/4/2015).

Kepala Bagian Pendidikan Dasar (Dikdas) Gresik, Nur Iman Syoleh, mengatakan, dari 19.062 seluruhnya hadir, baik yang siswa Unas secara computer base test (CBT) atau online yaitu SMP Negeri 1 Gresik dan SMP Muhammadiyah 12 Gresik Kota Baru (GKB) serta yang secara paper base test (PBT).

"Semuanya hadir, termasuk dua siswa yang sakit juga mengerjakan Unas," kata Nur Iman.

Nur Iman menambahkan, dua siswa yang tidak hadir memilih melaksanakan Unas di Rumah Sakit (RS) AL Surabaya itu SMP Muhammadiyah 8 Benjeng 1 orang dan SMP N 1 Menganti, memilih mengerjakan Unas di Rumah. "Kita berikan kebebasan untuk siswa mengerjakan Unas," imbuhnya.

Selain sakit, juga ada siswa SMP sederajat yang tidak ikut unas karena menikah dan ikut orang tua keluar negeri.

"Siswa MTs ada 12 siswa yang drop out (DO) dan SMP 6 siswa. DO itu bisa meninggal, ada yang ikut Ibunya ke Malaysia," kata Nur Iman.

Sementara, Mahin, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Gresik, mengatakan di hari pertama Unas SMP sederajat yang jumlahnya 19.062 siswa berlangsung dengan lancar dan tidak ada kendala. Baik Unas CBT dan PBT.

"Di SMP Negeri 1 Gresik murni menggunakan genset untuk Unas CBT untuk mengantisipasi terjadinya pemadaman listrik," kata Mahin.

Terpisah, Kepala SMP Muhammadiyah 12 Gresik Isa Iskandar, mengatakan pelaksanaan Unas CBT berlangsung lancar. "Sampai sore ini masih lancar," kata Isa. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved