Berita Malang Raya

Ulama Diajak Terjun ke Masyarakat Perangi Masalah Sosial

Dampak dari neoliberalisme ditandai dengan munculnya fenomena perdagangan narkoba, begal, pelacuran secara online, dan pergaulan bebas.

SURYA.co.id | MALANG – Masalah pelacuran, kriminalitas, narkoba, hingga pergaulan bebas, kini menjadi ancaman bagi kehidupan masyarakat Indonesia, tak terkecuali di Malang Raya. Peran ulama dan kai sangat dibutuhkan untuk mencegah maraknya masalah sosial di masyarakat tersebut.

Topik itu menjadi materi diskusi dalam pertemuan Forum Silaturahmi Ulama dan Kiai se-Malang Raya di Lembaga Pendidikan Islam, Desa Lumbangsari, Kecamatan Bululawang, Kabupatan Malang, Minggu (3/5/2015). Acara diskusi itu diikuti sekitar 40 ulama dan kiai se-Malang Raya.

Peserta diskusi yang juga Pembina Majelis Al Ulya Kota Malang, Bahron Kamal mengatakan dalam diskusi kali ini para ulama dan kiai membahas soal ancaman neoliberalisme dan neoimperialisme yang mengancam Bangsa Indonesia.

Menurutnya, dampak dari neoliberalisme ditandai dengan munculnya fenomena perdagangan narkoba, begal, pelacuran secara online, dan pergaulan bebas.

“Kami menilai berkembangnya berbagai masalah sosial itu karena kurangnya peran dan perhatian pemerintah terhadap masyarakat. Untuk itu, perlu peran ulama dan kiai untuk terjun langsung ke masyarakat untuk mencegah masalah itu. Ini sebagai bentuk kepedulian kami,” katanya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved