Parade Budaya & Bunga

Mobil Hias Ini Nyaris Menabrak Jembatan Tunjungan Centre

Membuat desain mobil hias memang tak bisa sembarangan. Ketinggiannya harus diperhitungkan dengan kondisi jalan yang akan dilalui.

Mobil Hias Ini Nyaris Menabrak Jembatan Tunjungan Centre
surya/pramudito
Miniatur KRI Oswald Siahaan 354 sempat bikin khawatir karena ketinggiannya hampir mencapai jembatan Tunjungan Centre. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Peserta Parade Budaya & Bunga 2015, khususnya yang menggunakan mobil hias harus memperhitungkan betul ketinggian bangunan yang dibuat. Pasalnya, konvoi yang dimulai dari Tugu Pahlawan itu melalui dua jembatan penyeberangan.

Salah satunya adalah jembatan penyeberangan di bekas pertokoan Tunjungan Centre. Mobil hias dari Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) misalnya, harus merubah posisi antena radar agar tidak menabrak jembatan penyeberangan tersebut.

Mobil dari STTAL ini didesain menyerupai kapal perang lengkap dengan sejumlah antena radar. Miniatur KRI Oswald Siahaan 354 ini juga terlihat unik karena mengeluarkan asap di cerobongnya.

Selain kapal STTAL, yang juga nyaris menggapai batas bawah jembatan Tunjungan Centre adalah layar perahu yang dibuat Universitas Hang Tuah. Mobil hias milik Telkomsel dan Galaxy Mall pun lajunya harus diperlambat saat melewati jembatan ini.

PBB 2015 diikuti 75 peserta. Selain dinas dan kalangan akademisi Surabaya, PBB kali ini juga diikuti peserta dari luar daerah, seperti Nganjuk, Klaten, Jogjakarta, Bali, dan Maluku Tenggara Barat. Selain itu ada pula Komunitas India di Surabaya turut gabung memeriahkan acara tersebut.

Parade Budaya & Bunga (PBB) kali ini beda dengan sebelumnya yang selalu dimulai sore hari. Jumlah peserta PBB membuat kegiatan tahunan dalam rangka ulang tahun ke-722 Kota Surabaya itu digeser pagi hari. Rutenya pun dibuat lebih panjang. Setelah sampai di panggung kehormatan di Balai Kota Surabaya, konvoi mobil tetap melanjutkan perjalanan ke Jl Walikota Mustajab lalu ke Jl Pemuda, belok Jl Panglima Sudirman dan terus ke selatan hingga Jl Raya Darmo dan berakhir di Taman Bungkul.

Penulis: Achmad Pramudito
Editor: Achmad Pramudito
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved