Breaking News:

Eksklusif Ironi Hari Pendidikan

80 Anak di Dusun Mojan Jember Tak Tersentuh Pendidikan Formal

Selama setahun terakhir, anak-anak di pesantren ini mendapat tambahan pelajaran baca tulis huruf latin plus pelajaran lain standar usia SD.

surya/eben haezer panca
Anak-anak Lingkungan Mojan, Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, belajar di teras surau Ponpes An-Nibros, Sabtu (25/4/2015), di bawah bimbingan aktivis Yayasan Prakarsa Swadaya Masyarakat (YPSM). 

SURYA.co.id | JEMBER - Kondisi lebih parah terjadi di Dusun Mojan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang.

Di sini tidak ada fasilitas sekolah sama sekali. Sekitar 70 hingga 80 anak usia sekolah tidak tersentuh pendidikan formal.

Satu-satunya lembaga pendidikan yang menyentuh mereka adalah Pondok Pesantren An-Nibros, dengan fasilitas sangat sederhana.

Surau kecil sebagai tempat belajar merupakan bangunan termegah di kompleks itu.

Bangunan lainnya adalah rumah gedhek (anyaman bambu) untuk pemondokan. Di sini anak-anak dusun terisolir belajar mengaji setiap hari.

Beruntung, selama setahun terakhir, anak-anak di pesantren ini mendapat tambahan pelajaran baca tulis huruf latin plus pelajaran lain standar usia SD.

Para pengajar adalah para relawan dari Yayasan Prakarsa Swadaya Masyarakat (YPSM), LSM yang konsen pada anak-anak di Jember.

Di surau kecil itu, anak-anak belajar setiap hari, mulai pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

“Lewat bimbingan belajar ini, kami dorong mereka nanti mau ikut ujian Kejar Paket supaya bisa dapat ijazah,” kata Asrotul Hikmah, guru dari YPSM di Dusun Mojan. (Eben Haezer Panca/Sri Wahyunik)

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA


Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved