May Day

Rakayasa Lalin Menghadapi Demo Hari Buruh

Polisi mengedepankan PAM persuasive karena buruh di Kota Malang adalah buruh yang beretika dan bermartabat, serta anti kekerasan

Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Wahjoe Harjanto

SURYA.CO.ID | MALANG – 300 Polisi dari Polresta Malang bakal mengawal aksi para buruh pada puncak peringatan May Day atau Hari Buruh dan melakukan rakayasa Lalu Lintas (Lalin) untuk menghindari kemacetan, Jumat (1/4/2015).

"Pengamanan Hari Buruh dilakukan mulai Kamis (30/4/2015) pagi. Besok kami menggelar Apel PAM untuk pengamanan Hari Buruh,” tegas Kapolresta Malang AKBP Singgamata kepada SURYA, Rabu (29/4/2015) malam.

Sementara itu, jumlah buruh yang bakal ikut dalam aksi peringatan May Day diperkirakan berjumlah 1.000 orang. Mereka akan menggelar aksi di depan Balai Kota Malang, atau kawasan Tugu.

Di lokasi yang menjadi ikon wisata Kota Malang ini, para buruh dari berbagai organisasi akan menuntut lima hal, yaitu tolak sistem kerja kontrak, hapus outsourcing, hentikan politik upah murah, batalkan RPP pengupahan dua tahun sekali dan wujudkan upah layak untuk buruh.

Di lokasi tersebut, kata Singgamata, jumlah personel yang bakal diterjunkan lebih besar dari lokasi yang lain. “Dalam pengamanan besok, kami mengedepankan PAM persuasive karena buruh di Kota Malang adalah buruh yang beretika dan bermartabat, serta anti kekerasan,” kata Singgamata.

Walau demikian, jalanan protokol di Kota Malang diperkirakan akan macet sebab seribu buruh Kota Malang akan ramai-ramai menuju Balai Kota Malang. Mereka datang dari beragam penjuru kota, untuk selanjutnya berkumpul di kawasan Tugu.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok. LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Tags
reserse
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved