Berita Malang Raya
Ribuan Warga Kota Malang Pilih Sarapan dengan Ikan
Kampanye dimulai dengan kegiatan Sarapan Bersama 2.000 anak SD hingga SMP dengan Wali Kota Malang M Anton
Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Wahjoe Harjanto
SURYA.CO.ID | MALANG – Kampanye Gemarikan atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan yang berlangsung di Lapangan Rampal, Minggu (26/5/2015) pagi, berlangsung meriah. Ribuan orang dengan beragam usia dan latar belakang turut serta dalam kampanye tersebut.
Kampanye dimulai dengan kegiatan Sarapan Bersama 2.000 anak SD hingga SMP dengan Wali Kota Malang M Anton, Farida Suryani (Istri Wali Kota Malang), serta sejumlah pejabat di Kota Malang.
Mereka menyantap menu sarapan ikan hasil olahan warga Kota Malang sendiri, diantaranya nugget, botok, dan sosis. Di saat bersamaan, puluhan ibu-ibu PKK Kota Malang mulai berkemas untuk mengikuti lomba cipta menu ikan.
Lomba yang berlangsung di Lapangan Rampal ini juga salah satu bagian kegiatan Kampanye Gemarikan tersebut diikuti oleh 30 peserta.
Tak hanya lomba dan sarapan bersama, di lokasi tersebut juga berlangsung pameran produk-produk olahan ikan dari berbagai Usaha Kecil Menengah (UKM) yang terdapat di Kota Malang.
Wali Kota Malang, M Anton menjelaskan, promosi atau kampanye untuk memasyarakatkan ikan harus dilakukan terus menerus. Ini disebabkan fungsi dan khasiat setelah memakan ikan yang besar.
“Ikan memiliki kandungan protein yang besar dan tidak mengandung kolestrol,” kata Anton.
Tak hanya itu, kata Anton, manusia akan cerdas jika sering mengkonsumsi ikan. Salah satu contohnya adalah Jepang. Di negara Matahari Terbit ini ikan merupakan menu utama yang paling banyak dikonsumsi masyarakat.
Nilai positif memakan ikan tentu harus ditiru, apalagi Negara Indonesia dan Jepang sama-sama memiliki Sumber Daya Ikan yang melimpah.
Dengan membiasakan makan ikan, pria yang biasa disapa Abah Anton ini percaya bahwa kecerdasan warga Malang akan sejajar dengan warga Jepang pada suatu saat nanti. “Di dunia pendidikan kami sudah perintahkan untuk memakan ikan di hari-hari tertentu dan memakan ikan harus terus dibudayakan,” tegasnya. (adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/adri2_20150426_170401.jpg)