Launching Bintang Timur Surabaya, Penghormatan Untuk Abdoellah Imron
Pelatih yang akrab disapa Item tersebut merupakan orang yang turut berjasa mendirikan dan mengembangkan Bintang Timur.
Penulis: Haorrahman | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.co,id | SURABAYA - Saat launching Bintang Timur Surabaya, Dimas Bagus Kurniawan, pemilik klub, menyampaikan sejarah perkembangan Bintang Timur Surabaya.
Mulai saat baru pertama kali berdiri dan berlaga di Liga Futsal Amatir (LFA) Jatim pada 2010, hingga saat ini memutuskan untuk terjun ke futsal profesional.
Awalnya klub ini bernama Madiuni Putra saat berlaga di Divisi II LFA Jatim.
Satu musim di Divisi II, Madiuni Putra berganti nama menjadi Baskhara Futsal. Baskhara Futsal pun sukses promosi ke Divisi I.
Hingga akhirnya, Baskhara memutuskan untuk mengikuti liga profesional, dan merupakan tim pertama Jatim yang berlaga di kasta tertinggi futsal nasional itu.
Baskhara pun mengusung nama Bintang Timur Surabaya di liga profesional.
Berdasarkan runtutan sejarah itu, usai launching, pemain dan official tim Bintang Timur, nyekar ke makam mantan pelatih Baskhara, Abdoellah Imron.
Pelatih yang akrab disapa Item tersebut merupakan orang yang turut berjasa mendirikan dan mengembangkan Bintang Timur.
Item yang mengajak Dimas untuk berlaga di LFA Jatim. Bahkan Item pulalah yang membuat Madiuni Putra saat itu bisa berlaga di LFA Jatim.
"Bang Item, salah satu yang turut membesarkan Baskhara. Ini penghormatan bagi beliau," tambah Dimas.
Apalagi keinginan terbesar Item adalah membawa Baskhara berlaga di liga profesional. Namun ketika impian terwujud, Item telah berpulang pada 2012.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/2004bintang-timur-futsal2_20150420_142850.jpg)