Liga QNB
Suporter Bola di Madura Butuh Pertandingan Dilaksanakan
“Kami sebagai supporter butuh pertandingan, butuh prestasi dan butuh PSSI yang sehat, bersih dari segala bentuk mafia di dalamnya,
Penulis: Muchsin | Editor: Yoni
SURYA.co.id|PAMEKASAN – Sejumlah perwakilan supporter Madura Bersatu, unjuk rasa di area monumen Arek Lancor, Pamekasan, mengkritisi pembekuan PSSI yang berdampak pada kondisi sepak bola di Madura, Minggu (19/4/2015) siang.
Perwakilan supoter Madura itu , di antaranya dihadiri Idris, Supoter K-Congmania (Bangkalan), Deaz Terenggono, Supoter Trunojoyomania (Sampang), Yusuf Ismail, Ketua Dewan Pembina Supoter Peccotmania dan Ketua Umum Pecotmania (Sumenep) dan Faisal Ibrahim, Pembina Suporter Taretan Dhibik (Pamekasan).
Sambil meneriakkan yel, yel, mereka membentangkan sejumlah poster, bertuliskan Madura dukung revolusi, kami butuh PSSI yang sehat, Madura settong dere.
Aksi ini menarik perhatian pengendara bermotor yang melintas di lokasi itu, karena unjuk rasa ini digelar di tengah hari.
Dalam orasinya, Faisal Ibrahim mengatakan, pembekuan PSSI ini mempengaruhi sepak bola di Madura, yang kini memiliki dua klub besar di Divisi Utama, yakni Persepam Madura Utama (P-MU) dan Persu Madura United (P-MU).
Kebetulan, pada Minggu (26/4/2015) mendatang, Persepam MU akan bertanding ke Mojokerto, namun sekarang muncul Konfrensi Luar Biasa (KLB), sehingga muncul pembekuan PSSI.
Dikatakan, supporter Madura tidak butuh hidangan menyankut konflik di tubuh PSSI hingga dibekukannya PSSI. Karena persoalan itu hanya membuat malu.
“Kami sebagai supporter butuh pertandingan, butuh prestasi dan butuh PSSI yang sehat, bersih dari segala bentuk mafia di dalamnya, sehingga prestasi sepak bola ke depan lebih maju. Kita harus malu pada kemajuan sepak bola di Timur Leste, sudah lebih maju dari negeri kita, ” kata Faisal Ibrahim dengan lantang.
Menurut Faisal, tidak berkembangnya sepak bola ini, lantaran sesama pengurus di dalam PSSI ribut dan sibuk bertengkar sendiri, dari pada membenahi sepak bola.
Karena itu, ia kini menunggu perkembangan pembekuan PSSI, apakah akan dibekukan selamanya atau diambil alih pemerintah dan ditangani lembaga lain.
Dikatakan, dengan pembekuan ini berdampak besar terhadap sepak bola di Madura. Sebab Persepam MU dan Persu MU sudah siap untuk melaksanakan laga tanding.
Namun kenyataannya kondisinya seperti ini, walau menpora sudah menyatakan akan dibentuk tim transisi, untuk mengatasi sepak bola.
Ditegaskan, Kalau ternyata nanti , ternyata pembekuan ini berlangsung lama dan tidak selesai-selesai.
Maka seluruh supporter di Madura akan bergerak dengan menggelar demo besar-besaran. Sebab akibat kondisi ini, banyak kerugian yang harus ditanggung pihak manajemen sepak bola.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/suporter-persepam_20150419_161411.jpg)