Senin, 13 April 2026

Pria Hidup Seorang Diri Ditemukan Membusuk di Tempat Cucian

"Dari hasil identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan tanda-tanda perusakan di rumahnya," terang Kompol Gatut Bowo."

Penulis: Satria Akbar Sigit | Editor: Parmin

SURYA.co.id | SURABAYA - Warga Jl Sawahan Baru III dihebohkan penemuan sesosok mayat di sebuah rumah bernomor 62 yang terkunci. Mayat itu diketahui adalah Boenardi Kuntjoro (53), sang pemilik rumah yang tinggal sendirian.

Mayat Boenardi ditemukan pertama kali oleh adiknya, Tan Boentoro pada Minggu (19/4/2015) pukul 16.30 WIB.

Tan pada saat itu berniat menjenguk keadaan kakaknya yang berhari-hari tidak dapat dihubungi.

Tan memang mengkhawatirkan kondisi kakaknya. Padahal, dia sebelumnya kerap berkomunikasi dengan Boenardi untuk memastikan kondisi kakaknya itu.

Sesampainya di rumah kakaknya itu, Tan menemui rumah itu dalam keadaan terkunci dari dalam.

Pintu gerbang terkunci dari dalam dan gemboknya baru, sehingga Tan tidak dapat membukanya dengan kunci cadangan yang ia miliki.

Tan pun curiga, karena jika memang sang kakak keluar rumah, seharusnya pintu gerbang itu terkunci dari luar.

Ia lalu memutuskan melompat pagar untuk bisa memasuki rumah Boenardi. Setelah berhasil masuk ke rumah korban, Tan langsung mencium bau busuk yang menyengat.

Ia lalu mencari sumber bau busuk itu dan menuju ke tempat cuci baju yang terletak di depan kamar mandi. Di sana, Tan terkejut karena sang kakak terkapar dengan keadaan kondisi membengkak.

Tan akhirnya melaporkan keadaan kakaknya ke polisi. Polsek Sawahan yang menaungi wilayah itu segera menurunkan tim identifikasi dari Polrestabes Surabaya untuk mencari bukti-bukti terkait di lokasi.

"Dari hasil identifikasi tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban dan tanda-tanda perusakan di rumahnya," terang Kompol Gatut Bowo, Kapolsek Sawahan.

Namun Gatut mengatakan bahwa tim identifikasi yang memeriksa lokasi menemukan patahan keran di sekitar tubuh korban.

"Korban diduga meninggal karena terpeleset saat akan mencuci baju," ujarnya.

Gatut menambahkan, polisi masih menyelidiki sebab-sebab kematian korban. Mayat korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit untuk divisum.

"Dari keterangan keluarga kepada polisi, korban memiliki riwayat penyakit diabetes," tandas Gatut.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved