Pikup Mundur Penumpang Tewas Tertimbun Jagung

Mobil mundur hingga muatan jagung 1,5 ton yang dikemas dalam karung berjatuhan.

Penulis: Sudarmawan | Editor: Wahjoe Harjanto

SURYA.CO.ID | PONOROGO - Kecelakaan tunggal terjadi di Jl Raya Ponorogo - Trenggalek, Dusun Tempurejo, Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, Minggu (19/4/2015).

Sebuah mobil pikup bernopol AG 8106 GC yang dikemudikan Tumiran (40) warga Dusun Gondang, Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo, mundur karena tak kuat menaiki tanjakan di Dusun Tempurejo, Desa Pangkal, Kecamatan Sawoo.

Mobil mundur hingga muatan jagung 1,5 ton yang dikemas dalam karung berjatuhan. Diduga kecelakaan ini disebabkan mobik pikup membawa muatan melebihi batas maksimal beban yang diangkut.

5 Penumpang yang naik di atas karung jagung di bak pikup itu terjatuh. Salah satunya adalah Ny Saminem (60) warga Dusun Sumber, Desa Tumpuk, Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo.

Nyawa korban tak terselamatkan paska tertimbun muatan jagung yang tumpah. Korban sempat meminta tolong dan sudah dibawa ke Puskesmas Pucanganak, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek untuk mendapatkan perawatan.

"Mobil yang saya kemudikan itu tidak kuat menaiki tanjakan, kemudian mundur meski saya rem tetap mlorot. Padahal, biasanya mampu membawa muatan 2,5 ton jagung. Korban meninggal tidak ada luka sama sekali dan bukan terlindas roda mobil pikup," terang sopir mobil Pikup, Tumiran kepada Surya, Minggu (19/4/2015).

Menurutnya, saat mobil mundur, dirinya sempat membanting setir ke kiri, jika dibiarkan mundur ke kanan akan masuk ke dalam jurang. Bersamaan itu, seorang penumpang yang menjadi korban meninggal, terjatuh dan tertimpa muatan jagung.

"Meskipun tidak ditemukan luka dan masih bisa bicara, tapi korban akhirnya meninggal di Puskesmas Pucang Anak itu. Kalau empat penumpang lainnya selamat," imbuhnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Ponorogo AKP David Triyo Prasojo mengaku masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dalam kecelakaan tunggal di tanjakan itu.

Menurutnya, petugas Unit Laka Satuan Lantas Polres Ponorogo sudah ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu, petugas meminta hasil visum dari Puskesmas Pucanganak atas luka yang diderita korban meninggal.

"Baru saja sampai di kantor petugas kami. Petugas masih memintai keterangan saksi-saksi, termasuk sopir dari mobil pikup itu di ruang pemeriksaaan. Tunggu saja hasilnya karena masih dalam penyelidikan penyebab kecelakaan itu," pungkasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok. LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved