Ingin Anak Pintar? Ajarkan Dolanan Tradisional
Ingin anak-anak pintar, cerdas, dan akas? Mudah, yuk kembali ke permainan jadul, bermain congklak, engklek, gundu, lompat tali. Ini dia manfaatnya...
OLEH : YULIANA SETYORINI
Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Merdeka Malang
@RINIys
JAMAK melihat anak-anak masa kini dengan gadget canggih dalam genggamannya. Tapi tahukah mereka engklek, gundu, gobak sodor, egrang, lompat tali, dakon? Semua itu permainan atau dolanan tradisional anak tempo dulu yang praktis tak pernah lagi mereka ketahui. Apalagi memainkannya.
Padahal, dunia anak-anak adalah dunia bermain, masa emas perkembangan sensorik dan motorik mereka. Permainan yang menuntut aktivitas fisik ini nyaris tak pernah dikenali bocah modern yang hanya duduk manis di depan komputer atau diam tanpa jeritan dengan tab di tangannya.
Untuk itulah mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Merdeka Malang mengenalkan kembali dolanan anak tempo dulu di ajang car free day di kawasan jalan Ijen, Kota Malang, Minggu (19/4).
Pengunjung pun tak segan mampir dan menjajal bermain egrang, gundu, gobak sodor, engklek, dan lain-lain. Memori dan kenangan indah dolanan tradisional ini membuat pengunjung terlihat ceria. "Wah...ini permainanku tempo dulu," ujar mereka. Sembari bernostalgia dengan permainan tempo dulu, mereka berbagi kisah dan sejarah permainan yang mereka jajal di pagi itu.
Pun anak-anak yang ikut hadir dan tertarik mencoba meski tidak tahu cara memainkannya. Para mahasiswa pun tak segan mengajarkan cara memainkan egrang, gundu, pun engklek. Sayang, tak sedikit juga anak-anak yang enggan mencobanya karena perhatiannya lebih tersita pada permainan di gadget yang ada di tangan mereka.
Padahal dengan bermain engklek dapat mengembangkan kecerdasan intelektual dan kecerdasan logika. Atau, bermain lompat tali dapat mengembangkan kemampuan motorik serta keseimbangannya. Memainkan bekel dapat mengembangkan kecerdasan spasial dan kemampuan berhitung anak.
Atau, bermain dakon dapat mengembangkan emosi antarpersonal dan belajar berbagi dengan sesamanya. Sedangkan dengan bermain egrang dapat mengembangkan kreativitas, rasa percaya diri, dan menjadi berani. Bermain gobak sodor melatih kerjasama antarsesama dan membiasakan anak bersosialisasi.
Nah, tak ada salahnya mengajarkan dan mengenalkan banyak permainan tradisional pada anak. Boleh bermain gadget tapi berikan batasan agar mereka tak terpaku setiap waktu dengan gadget mereka. Let’s play traditional game!
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/engklek_20150419_195643.jpg)