Wanita Panggilan Gugat Pacar karena Tak Sebut Dia Pelacur
Ini mungkin pertama kalinya dalam sejarah hukum seorang wanita menggugat karena tidak disebut pelacur.
Penulis: Satwika Rumeksa | Editor: Satwika Rumeksa
SURYA.co.id | SURABAYA- Seorang mantan gadis panggilan kelas tinggi menggugat mantan pacar setelah sang pacar mengatkan bahwa dia bukan pelacur.
Dr Brooke Magnanti yang mencapai ketenaran sebagai blogger dengan nama "Belle de Jour," menulis tentang pengalamannya sebagai wanita panggilan dengan tarif $ 500 (sekitar Rp 6,5 juta) per jam mengambil tindakan hukum di Skotlandia, demikian laporan Independen.
Ini mungkin pertama kalinya dalam sejarah hukum seorang wanita menggugat karena tidak disebut pelacur.
Gugatan ini diperkirakan ditujukan kepada mantan pacarnya, Owen Morris.
Dia mulai tindakan hukum terhadap dirinya pada 2013, mengklaim ia tidak percaya bahwa dia adalah seorang pelacur ketika mereka masih berpacaran.
Pada gilirannya Magnanti balik menggugat, mengklaim reputasinya akan rusak oleh keraguan yang dilemparkan pacarnya mengenai apakah dia adalah seorang pelacur.
Blognya menelurkan dua buku laris dan serial TV Inggris, "Secret Diary of Call Girl."
Magnenti sekarang menjadi ilmuwan forensik dan penulis.
Dia mulai bahwa dirinya gadis panggilan di blog pada tahun 2003, sebagai pendanaan hidupnya sebagai seorang mahasiswa doktoral dengan bekerja sebagai pekerja seks komersial.
Wanita itu kelahiran Amerika, tapi sekarang warga negara Inggris, identitas Magnanti itu terungkap pada tahun 2009.(asian)
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/magnantis_20150414_205153.jpg)