Rabu, 8 April 2026

Arema Cronus

CEO Arema Cronus Iwan Budianto: Bermain Bola Tak Boleh Diintimidasi

Saya pikir bermain bola tidak boleh dalam intimidasi atau tertekan

Penulis: Aditya Dwi Setianto | Editor: Titis Jati Permata
surya/hayu yudha prabowo
Dendi Santoso, gelandang Arema Cronus terjatuh saat berebut bola dengan tiga pemain Barito Putera dalam lanjutan QNB League di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (7/4/2015). Arema Cronus menang tipis lewat gol pinalti Fabiano dengan skor 1-0. 

SURYA.co.id | MALANG - PT Liga Indonesia selaku operator kompetisi QNB League 2015, memutuskan seluruh laga tim yang akan bertanding, Minggu (12/4/2015) hingga Sabtu (25/4/2015) mendatang akan dibatalkan.

Pembatalan laga tersebut membuat CEO Arema Cronus, Iwan Budianto angkat bicara mengenai klub yang ditanganinya sekarang.

Iwan mengaku mendukung penghentian sementara QNB League, dan menyebut pertandingan sepakbola tidak seharusnya diintimidasi.

Menurutnya intimidasi ini mucul dari BOPI dan Kemenpora, yang melakukan intervensi kepada penyelenggaraan kompetisi berlangsungnya QNB League,

“Saya pikir bermain bola tidak boleh dalam intimidasi atau tertekan dalam ancaman BOPI seperti saat ini,” ungkapnya seperti dilansir di Halaman Resmi Arema Fc, Jumat (10/4/2015).

Mengenai legalitas Arema Cronus seperti permintaan BOPI, pihaknya akan mempertemukan tokoh-tokoh yayasan Arema. Batas waktu pertemuan itu telah ditetapkan hari ini.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved