Senin, 13 April 2026

Akibat Pergulan Bebas

Takut Kehilangan Pacar dari Facebook, Siswi SMP Pasrahkan Mahkota

“Dia takut kehilangan saya sehingga mau bersetubuh. Saya juga sudah menikahinya secara siri,” begitu pengakuan tersangka.

Penulis: Zainuddin | Editor: Yuli
SURYA.co.id - Muhammad Zainuddin
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete (kaos hitam) berbincang dengan tersangka pencabulan, Sabtu (4/4/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Edi (23), warga Krembangan, Surabaya harus mendekam di sel Polrestabes Surabayakarena tega meninggalkan istrinya bernisial MY (15) yang sedang hamil delapan bulan. MY masih SMP saat kenal Edi.

Edi mengaku tega meninggalkan istrinya karena pergi ke Lombok untuk bekerja. Alasannya, selama di Surabaya hanya kerja serabutan. Padahal Edi juga butuh uang untuk membayar utangnya sebesar Rp 1,5 juta kepada bibinya.

“Saya tidak melarikan diri. Saya hanya ingin mengumpulkan uang dengan bekerja di Lombok,” alasan Edi, Sabtu (4/4/2015).

Tapi Edi tidak lama berada di tanah rantauan. Sepekan setelah tiba di Lombok, anggota Satreskrim Polrestabes Surabaya menjemputnya. Edi langsung digelendang ke Mapolrestabes dan dijebloskan ke penjara.

Edi mengenal MY dari Facebook. Setelah chatting intens, Edi lantas mengajak MY bertemu di Taman Bungkul. Ia hanya butuh waktu tiga hari kemudian untuk membujuk MY agar mau check in di villa kawasan Tretes, Pasuruan.

MY pun pasrahkan mahkotanya. Edi kembali mengulangi perbuatannya dengan mengajak MY check in di hotel kawasan Jalan Pasar Kembang, Surabaya. Akibat sanggama di luar nikah itu, MY pun hamil.

Pengakuan Edi berikutnya: Suami Siri dari Facebook Kabur Setelah Dituntut Nikah Resmi

Edi mengaku tidak memaksa MY berhubungan badan. Perbuatan itu dilakukan atas dasar suka sama suka, katanya. Sekarang usia kehamilan MY memasuki delapan bulan.

“Dia takut kehilangan saya sehingga mau bersetubuh. Saya juga sudah menikahinya secara siri,” akunya.

KASUS SERUPA PALING MENGERIKAN TERJADI DI GRESIK

Teman Facebook perkosa dan bunuh 2 siswi ini. Mereka semula pamit pergi belajar kelompok, ternyata ditemukan tewas di...

Posted by SURYA Online on Thursday, October 2, 2014
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved