Pemberantasan Korupsi

Johan Budi Sebut Ada Beberapa Laporan Kasus Korupsi di Malang

Arek Mojokerto yang semula wartawan Tempo itu jadi pembicara dialog bertema "Masa Depan Pemberantasan Korupsi" di sekretariat LSM MCW.

Johan Budi Sebut Ada Beberapa Laporan Kasus Korupsi di Malang
SURYA.co.id/Dyan Rekohadi
Wakil Wali Kota Malang menghadiri acara dialog bersama Plt Pimpinan KPK, Johan Budi SP, di Sekretariat Malang Corruption Watch, 28 Maret 2015. 

SURYA.co.id | MALANG - Salah satu Plt pimpinan KPK, Johan Budi SP, hadir kembali di Kota Malang, Sabtu (28/3/2015).

Arek Mojokerto yang semula wartawan Tempo itu menjadi pembicara dalam acara dialog bertema "Masa Depan Pemberantasan Korupsi" di sekretariat Malang Corruption Watch, Jalan Joyosuko Metro, Merjosari.

Johan menyebut KPK telah menerima beberapa pengaduan kasus korupsi di Kota Malang. “Laporan dari Malang ada beberapa kasus, saya tidak bisa sampaikan apa, harus dipahami juga kapasitasnya KPK terbatas. Untuk supervisi di daerah sebenarnya KPK juga bisa mengambil alih kasus dari Kejaksaan atau polisi di daerah, kami sudah lakukan itu untuk kasus di NTT,” tegasnya.

Selain itu, KPK juga menerima laporan dari masyarakat. KPK juga melakukan supervisi terhadap kasus-kasus korupsi yang kini tengah berjalan dan ditangani polisi dan kejaksaan di Malang.

Menurut dia, KPK saat ini menangani 36 perkara yang tengah berjalan dan ada puluhan perkara ikutan. Sementara pengaduan masyarakat yang masuk ke KPK tercatat sebanyak 60.000 aduan. Bayak laporan kasus terkait wali kota, bupati dan kepala dinas.

Penanganan kasus-kasus korupsi di KPK itu dilakukan oleh jumlah staf yang terbatas, termasuk jumlah penyidik yang hanya 60 sampai 70 orang.

Penulis: Dyan Rekohadi
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved