Selasa, 14 April 2026

Paris

Pelari Satu Kaki Adu Cepat Naik 1.665 Anak Tangga di Menara Eiffel

Guy Amalfitano, pelari Perancis yang hanya memiliki satu kaki karena kaki kanannya telah diamputasi.

Penulis: Eben Haezer Panca | Editor: Yuli

SURYA.co.id | PARIS - Untuk pertama kalinya, lomba lari menuju puncak menara Menara Eiffel digelar di Paris, Perancis, Jumat (20/3/2015) malam waktu setempat.

Agenda berlabel "Vertical" itu dimenangkan oleh seorang pelari berkebangsaan Polandoa, Piotr Lobodzinski. Untuk melewati 1.665 anak tangga menuju puncak menara, Lobodzinksi membutuhkan waktu 7 menit 50 detik.

Secara keseluruhan, terdapat 56 pelari dari 16 negara yang ikut ambil bagian dalam perlombaan ini.

Bukan hal mudah bagi para peserta ini untuk beradu cepat menuju puncak menara setinggi 324 meter tersebut. Semakin tinggi mereka capai, mereka harus berhadapan dengan tiupan angin, kadar oksigen yang kian tipis, serta udara yang semakin dingin.

Walau begitu, tidak semua peserta adalah atlet jagoan. Di antara mereka, ada nama Guy Amalfitano, pelari Perancis yang hanya memiliki satu kaki karena kaki kanannya telah diamputasi. Amalfitano berlari sambil tetap menyangga alat bantu jalan di kedua tangannya.

Selain Amalfitano yang hanya punya satu kaki, sebagian peserta lain juga merupakan penderita kanker.

"Ini lebih sulit dari berlari cepat maupun marathon. Bahkan ini lebih sulit daripada bersalin," kata Madeleine Fontillas Ronk (46), peserta asal Amerika Serikat yang didiagnosa menderita kanker payudara sejak 2013.

Menara Eiffel adalah ikon utama Perancis yang dibangun di tepi sungai Seine di Paris pada 1889. Perancang menara besi ini, Gustave Eiffel, membutuhkan waktu sekitar 2 tahun untuk menyelesaikan pembangunan.ODN/OnDemandNews

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved