Rabu, 8 April 2026

Pembongkaran Makam di Sidorame

Penyebab Kematian Rudianto Diketahui Sepekan Lagi

Kapolres Tanjung Perak, AKBP Arnapi menyatakan biasanya hasil visum baru keluar sekitar sepekan.

Penulis: Zainuddin | Editor: Parmin

SURYA.co.id | SURABAYA - Polres Tanjung Perak belum bisa merilis penyebab kematian Rudiyanto (30) yang makamnya di Makam Karang Tembok, Senin (23/3/2015) lalu. Polisi masih menunggu hasil visum dari RS Dr Soetomo yang diperkirakan keluar sepekan lagi.

Kapolres Tanjung Perak, AKBP Arnapi menyatakan biasanya hasil visum baru keluar sekitar sepekan. Kemungkinan visum penyebab kematian Rudiyanto baru keluar pada Senin (30/3/2015). Dia berharap hasil visum tersebut bisa keluar sesuai prediksi.

“Kami harap keluarga juga sabar sampai hasil visum keluar,” kata Arnapi, Rabu (25/3/2015).

Arnapi tidak mau menduga-duga penyebab kematian korban. Menurutnya, dugaan sementara kematian korban akibat tulang rusuknya patah. Tapi Arnapi menghargai keinginan keluarga yang menghendaki visum lanjutan.

Setelah hasil visum keluar, Arnapi mempersilakan keluarga mengambil langkah lain. Bila terbukti di tubuh korban ada tanda-tanda kekerasan, Polres siap menelusurinya. Begitu pula bila kekerasan tersebut melibatkan anggota, Arnapi siap memberi sanksi.

“Kalau sekarang masih jauh bicara masalah itu. Tunggu hasil visum dulu,” tambahnya.

Pembongkaran ini dilakukan karena keluarga masih meragukan penyebab kematian korban. Korban dihajar massa di Kalilom Lor I pada 23 Desember 2015 karena diduga terlibat dalam kejahatan.

Petugas datang setelah korban dibawa ke rumah ketua RW. Korban dibawa ke RS menggunakan mobil patroli. Setelah menjalani perawatan di rumah sakit korban meninggal.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved