Pesawat AirAsia Ditemukan

Menakertrans Serahkan Santunan Korban AirAsia

Kabupaten Ponorogo merupakan kabupaten urutan ke 7 tingkat nasional sebagai pengirim TKI dan TKW ke luar negeri terbanyak.

surya/sudarmawan
SERAHKAN ASURANSI - Menakertrans M Hanif Dhakiri (putih) menyerahkan santunan Rp 80 Juta kepada keluarga almarhum Indah Yuni, korban jatuhnya pesawat AirAsia QZ 8501, Rabu (25/3/2015). 

SURYA.CO.ID | PONOROGO - Kunjungan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans), M Hanif Dhakiri menyerahkan santunan uang tunai Rp 80 Juta untuk Yuni Indah, TKW asal Desa/Kecamatan Balong, korban jatuhnya pesawat AirAsia, Rabu (25/3/2015).

Menteri juga mengunjungi SMK Kesehatan di Jl Panjaitan, Kelurahan Purbosuman, Kecamatan Ponorogo, yang melahirkan banyak TKI dan TKW sukses. Selain itu Menteri kemudian menuju rumah Jaki, salah satu TKI sukses asal Kecamatan Jambon, Kabupaten Ponorogo.

"Transitnya hanya akan makan siang di Rumah Makan Joglo Manis Jl Sultan Agung, Ponorogo," terang Lily Pujiati, Koordinator Peduli Buruh Migran Indonesia (BMI) Jakarta kepada Surya, Rabu (25/3/2015), saat mendampingi rombongan Menakertrans.

Menakertrans, M Hanif Dhakiri menjelaskan, asuransi yang diserahkan ke orang tua TKW korban AirAsia itu merupakan hak keluarga korban dari Asuransi Mitra TKI.

"Makanya untuk TKW korban AirAsia tidak perlu surat kematian karena semua media meliputnya. Kami minta ke konsorisum dan Asuransi Mitra TKI agar tidak mempersulit proses kepengurusannya. Yang kami serahkan hari ini, khusus Asuransi Mitra TKI, kalau dari AirAsia ada sendiri," jelas Hanif.

Hanif menguraikan, Kabupaten Ponorogo merupakan kabupaten urutan ke 7 tingkat nasional sebagai pengirim TKI dan TKW ke luar negeri terbanyak. Hanif juga meminta media membedakan antara TKI dan TKW yang berangkat keluarga negeri untuk bekerja dengan warga Indonesia yang keluar negeri dan ikut jaringan ISIS.

"Nah, soal ISIS, termasuk 16 orang Indonesia yang masuk di dalam jaringan itu jangan disebut TKI karena orang ke luar negeri itu ada dua jenis, satu TKI yang niatannya bekerja dan satu lagi WNI yang melancong," pungkasnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok. LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: Sudarmawan
Editor: Wahjoe Harjanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved