Pesawat AirAsia Ditemukan

Menaker Serahkan Asuransi Rp 75 Juta untuk TKI Korban AirAsia QZ8501

Saat kecelakaan terjadi, Indah mau kembali ke Singapura setelah pulang ke kampung halaman di Sesa Bagong, Ponorogo.

antara/fanny octavianus
Logo buram tampak di kursi pesawat Air Asia QZ8501 yang dibawa Kapal Negara Chundamani saat tiba di Pelabuhan Kumai, Kalimantan Tengah, Selasa (6/1/2015) dini hari. Kursi yang ditemukan Kapal Diraja Kasturi dari Malaysia di Area Pencarian IV itu selanjutnya diserahkan ke posko pusat di Lanud Iskandar, Pangkalan Bun. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Hanif Dhakiri menyerahkan asuransi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Jatim yang menjadi korban kecelakaan pesawat AirAsia QZ8501, Rabu (25/3/2015).

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Kependudukan (Disnakertransduk) Jatim Edi Purwinarto mengatakan, asuransi TKI diserahkan Menaker kepada keluarga Yuni Indah, TKI asal Desa Balong, Kecamatan Balong, Ponorogo yang bekerja di Singapura.

Nilai asuransi TKI yang diserahkan sebesar Rp 75 juta, ditambah uang pemakaman Rp 5 juta.

"Jadi total uang yang diserahkan Pak Menteri orang tua Yuni Indah sebesar Rp 80 juta," ujar Edi, ketika menghubungi SURYa.co.id, disela-sela mendampingi Menaker di Ponorogo.

Menurut Edi, Indah merupakan satu dari dua orang TKI asal Jatim yang bekerja di Singapura dan menjadi korban pesawat AirAsia QZ8501 rute Surabaya - Singapura, 28 Desember 2014 lalu.

Dia sudah empat tahun bekerja di Negeri Singa tersebut. Nah, saat kecelakaan terjadi, Indah mau kembali ke Singapura setelah pulang ke kampung halaman di Sesa Bagong, Ponorogo.

Satu TKI lainnya, adalah Yuni Astuti asal Blitar.

"Khusus asuransi TKI untuk Yuni, sudah diserahkan bulan lalu kepada keluarganya," jelas mantan Asisten III bidang Kesra Setdaprov Jatim ini.

Dikatakan, uang asuransi Rp 75 juta yang diserahkan Menaker Hanif diluar uang asuransi sebesar Rp 1,27 miliar yang akan diberikan oleh maskapai kepada seluruh korban pesawat AirAsia QZ8501.

"Khusus yang Rp 75 juta, itu merupakan asuransi dari konsorsium untuk para TKI yang bekerja di luar negeri," imbuh Edi.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved