Jumat, 10 April 2026

Babak Akhir Dolly

Inilah Museum Virtual Dolly, Bekas Pusat Maksiat Terbesar se-Indonesia

Bagi warga luar Surabaya yang penasaran akan "kebesaran" Dolly, inilah cara menengok kembali wilayah bekas pusat maksiat itu.

Penulis: Yuli | Editor: Yuli
SURYA.co.id/HABIBUR ROHMAN
Para pelacur di kampung Dolly, Surabaya, menjelang bangkrutnya pusat maksiat terbesar se-Indonesia itu. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gang Dolly, pusat maksiat terbesar di Indonesia, bahkan konon juga terbesar se-Asia Tenggara, kini memang sudah tutup total.

Tidak ada lagi rumah bordil (dihaluskan jadi 'wisma' sejak Orde Baru) berisi pelacur (sejak Orde Baru dihaluskan jadi 'pekerja seks komersial') yang secara terang-terangan meladeni pria hidung belang.

Meski disebut Gang Dolly, pusat maksiat yang dihaluskan jadi 'lokalisasi' itu sebenarnya menduduki wilayah yang jauh lebih luas dibanding sekadar gang.

Ia selazimnya kampung di Surabaya. Ada pengurus RT, pengurus RW, masjid, sekolah dan fasilitas publik lainnya. Kemaksiatan dan kebaikan bercampur aduk.

Bagi warga luar Surabaya yang penasaran pada "kebesaran" Dolly atau warga Surabaya dan sekitarnya yang ingin "nostalgia", inilah cara aman menengok kembali wilayah itu.

Berkat Google, raksasa Internet dari Amerika, siapapun kini bisa melihat lagi Dolly melalui Google Street View dari Google Maps.

Ini merupakan hasil rekaman foto berkamera 360 derajat yang dibawa di atas mobil berkeliling kampung. Semua pemandangan di kampung Dolly terekam dari jalan.

Foto-foto itu kemudian "dijahit" sehingga menghasilkan panorama realitas virtual.

Hingga akhir 2014 lalu, jika seseorang mengetikkan kata "Dolly Surabaya" di Google Maps masih tersedia menu menuju lokasi itu. Tapi pantauan SURYA.co.id, Rabu (25/3/2015), tidak ada lagi lokasi bernama Dolly di Google Maps.

Inilah museum virtual kampung Dolly Surabaya yang dijepret November 2013 tetapi datanya diperbarui oleh Google tahun ini:

Tags
Dolly
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved