Anggota Satgasus Kejati Jatim Tidak Boleh Sembarang Jaksa, Mengapa?

Tidak mudah menjadi anggota Satgasus. Selain seleksi ketat yang harus dijalani melalui serangkaian tes, ada juga beberapa syarat.

Anggota Satgasus Kejati Jatim Tidak Boleh Sembarang Jaksa, Mengapa?
surya/m.taufik
RAKER KEJATI - Kajati Jatim, Elvis Johnny saat memimpin Raker yang diikuti seluruh Kajari se-Jatim di Kantor Kejati Jatim, Jumat (16/10/2014). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tidak mudah menjadi anggota Satgasus. Selain seleksi ketat yang harus dijalani melalui serangkaian tes, ada juga beberapa syarat.

Salah satu syarat itu, diantaranya adalah jaksa bersangkutan tidak pernah tersandung kasus indisipliner selama bertugas menjadi jaksa.

Menurut Kasi Penkum Kejati Jatim Romy Arizyanto, karena Satgasus ini tugasnya mulai melakukan penyelidikan hingga proses penuntutan perkara-perkara korupsi.

Di samping itu Satgasus dilibatkan dalam penanganan semua perkara yang ditangani Pidsus Kejaksaan.

"Dalam menjalankan tugas, Satgasus bertanggungjawab sepenuhnya kepada Jaksa Agung RI sebagai pimpinan Korps Adhyaksa," ujar Romy.

Tanggungjawab nantinya juga dilaporkan berjenjang melalui Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (JAM Pidsus).

Sejak tahun 2015, banyak sekali kasus-kasus korupsi di Jawa Timur yang dibongkar penyidik kejaksaan. Sepanjang bulan Maret ini saja, ada 21 kasus korupsi yang disidik Kejati dan jajarannya.

Dari perkara tersebut, 16 orang ditetapkan menjadi tersangka. Sebagain, merupakan tersangka kasus yang baru terungkap. Sedangkan lainnya hasil pengembangan kasus sebelumnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved