Nuri Anggraeni

Model Cantik Surabaya Kecewa Hakim Bebaskan Penganiaya

Nuri Anggraeni mengaku kecewa berat dan menyesalkan putusan majelis hakim yang membebaskan dua terdakwa kasus penganiayaan terhadap dirinya.

Model Cantik Surabaya Kecewa Hakim Bebaskan Penganiaya
SURYA.co.id/Muhammad Taufik
NURI ANGGRAENI - Foto model cakep ini dikeroyok keluarga polisi. Dia lapor ke polisi, eh malah dia yang jadi terdakwa pencemaran nama baik. 

Nuri yang biasanya selalu memantau sidang, kali ini tidak bisa karena harus mengantarkan anaknya yang sakit untuk berobat ke rumah sakit.

"Dua hari terakhir anak saya panas tinggi, jadi harus bawa ke rumah sakit. Sehingga tidak bisa memantau sidang itu," sesalnya.

Perkara penganiayaan itu terjadi 27 Oktober 2013 lalu di Jalan Kedurus 4 C Surabaya. Saat itu Nuri akan pergi renang bersama anak dan keponakannya dengan mengendarai motor.
Akses jalan gang yang dilewati tersebut memang tak boleh dinaikki sepeda motor.
Berawal dari cekcok, kemudian terjadi penganiayaan. Perempuan yang juga berprofesi menjadi SPG Free Lance itu kemudian melapor ke polisi.

Dan setelah ada laporan itu, malah pihak terlapor melaporkan balik Nuri ke polisi dalam perkara pencemaran nama baik.

Laporan balik ini lebih dulu tuntas, Nuri divonis hukuman empat bulan penjara percobaan delapan bulan pada 9 September 2014.

Sedangkan kasus penganiayaan yang dilaporkan Nuri, dua terdakwanya divonis bebas, Selasa (17/3/2015).

LIKE Facebook SURYA | Follow Twitter SURYA

Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved