Rabu, 13 Mei 2026

Inovasi

Pelajar di Malang Pastikan Kapur Semut Berbahaya bagi Manusia

Deltamethrin dan Transfotrin bisa membuat asma, sesak nafas, kulit gatal atau bahkan kematian. Jangan berlebihan pakai kapur semut.

Tayang:
Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Yuli
coloribus
Kapur semut yang beredar di pasaran mengandung bahan kimia Deltamethrin dan Transfotrin. Cukup berbahaya bagi manusia. 

SURYA.co.id | MALANG - Kapur penangkal semut banyak ditemukan di pasaran. Kendati begitu, tidak ada yang tahu jika kapur tersebut mengandung bahan kimia berbahaya: Deltamethrin dan Transfluthtin.

Pemahaman itu diketahui Kurnia Putri Alvianti dan Maulidya Machdaniar sejak empat bulan lalu. Dua siswi SMA Negeri 1 Kota Malang, kelas 11 IPA ini mengetahuinya lewat penelitian skala kecil di sekolah.

Terdapatnya dua zat berbahaya itu sebenarnya sudah mereka ketahui lewat tabel di bungkus kapur penghalau semut.

Kendati demikian, mereka juga harus memastikan kebenaran informasi tersebut untuk menyelesaikan laporan penelitian saat itu. Mereka kemudian membedah kapur penghalau semut yang mereka beli di pasar.

Kapur itu mereka buat serbuk, lalu komposisinya dibedakan menggunakan perlakuan khusus. Dari sanalah, mereka temui senyawa kimia bernama Deltamethrin dan Transfotrin itu.

Deltamethrin merupakan senyawa Piretroid yang dapat membunuh serangga melalui kontak langsung maupun melalui makanan. Deltamethrin merupakan sejenis pestisida. Dampak penggunaan senyawa ini jika berlebihan adalah membuat kulit gatal.

Begitu juga Transfluthtin. Ini merupakan senyawa karbonat yang biasa dipakai untuk membunuh serangga. Dampak dari senyawa ini bisa membuat asma, sesak nafas, atau bahkan kematian.

Berangkat dari pemikiran inilah mereka mulai membuat kapur penghalau nyamuk yang baik bagi manusia. “Sumbernya dari alam-alam sekitar saja,” kata Kurnia saat ditemui SURYA di sela lomba Inovasi Produk dan Lomba Karya Tulis Ilmiah di Universitas Ma Chung, Kota Malang, Senin (16/3/2015) sore.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved