Gaya Hidup

Jasa Henna Makin Laris di Malang, Pengantin Juga Sering Pakai

Peminat henna meningkat sejak film Bollywood digemari masyarakat lagi. Para pengantin pun makin banyak yang menghias tangannya dengan henna.

Jasa Henna Makin Laris di Malang, Pengantin Juga Sering Pakai
SURYA.co.id/Sulvi Sofiana
Rizna Yusnia (22) menggambar henna pada tangan pelanggannya di Malang Town Square, 16 Maret 2015. 

SURYA.co.id | MALANG - Henna atau seni lukis pada bagian tubuh disukai para cewek, apalagi sejak tradisi India itu makin populer di Indonesia berkat maraknya film-film produksi negeri Hindustan.

Salah satu penggemarnya adalah Yusnizar Rahmawati (16) yang Malang Town Square (Matos), Kota Malang, Senin (16/3/2015). Cewek ini ternyata masih belajar di SMAN 2 Cilacap, Jawa Tengah.

Ia bersama rombongannya ke Malang dan Batu, kemudian mampir Matos. Nizar tertarik pada stand hias henna di lantai ground Matos.

Bersama temannya, ia memilih motif henna seharga Rp 30.000 untuk dihias di tangan kirinya. “Di Cilacap juga ada, tapi mahal. Untuk motif seperti yang saya pakai ini saja sampai Rp 100.000,” kata Nizar kepada SURYA.

Lukisan di tangan itu beres dalam tempo kurang dari 5 menit. Pelukisnya di stand itu mengungkapkan, hiasan henna bisa bertahan sampai 2 pekan. Nizar pun senang karena itu berarti bisa jadi "oleh-oleh" untuk dipamerkan di Cilacap.

Lain lagi penuturan Grace Manestar (19) asal Kota Batu. Penggemar traveling ini mengaku sering menghias tangannya dengan henna.

Selain bisa sebagai penanda dari sebuah tempat wisata, henna juga bersifat temporer sehingga motifnya dapat diganti sesuai selera.

“Sering pakai henna kalau sedang main ke Australia atau Bali, tapi jenis hennanya beda. Kalau di Australia katanya dari buah, kalau yang ini dingin di tangan, soalnya pernah juga alergi soalnya nggak cocok sama kulit,” jelasnya.

Berbeda dengan Lestari (40) yang mengaku lebih sering mengantarkan anaknya yang berusia 8 tahun untuk menghias henna.

“Anaknya sering pentas, jadi mau dandan atau hias tangan sudah sering. Tapi biasanya cuma pas liburan sekolah,” jelasnya.

Pegawai stand dan penghias henna, Rizna Yusnia (22), menuturkan, peminat henna meningkat sejak film Bollywood digemari masyarakat lagi. “Dulu kan belum ada pengantin yang tangannya dihias henna, sekarang hampir kebanyakan pengantin pakai jasa hias henna juga,” jelasnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved