Minggu, 12 April 2026

SNMPTN 2015

Ini Penyebab Pendaftar Universitas Brawijaya Terbesar Ketiga Nasional

@portalSURYA - Pendaftar SNMPTN Universitas Brawijaya ada 64.653 lulusan SMA, disusul Universitas Negeri Malang yang diminati 63.738 calon mahasiswa.

Penulis: Adrianus Adhi | Editor: Yuli

SURYA.co.id | MALANG - Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SNMPTN) 2015 ditutup Minggu (15/3/2015). Total ada 850.093 orang yang mengikuti system penerimaan mahasiswa, yang biasa disebut jalur undangan ini.

Lalu, kampus mana saja yang paling banyak dilirik siswa tahun ini?

Berdasarkan data SNMPTN 2015, peringkat pertama terbesar dalam jalur penerimaan mahasiswa yang biasa disebut jalur undangan ini, diraih Universitas Padjajaran di Bandung.

Tercatat, ada 74.159 pendaftar di kampus yang berlokasi di Bandung ini.

Pada posisi kedua, kampus yang paling banyak dilirik siswa adalah Universitas Gadjah Mada. Kampus yang berlokasi di Yogyakarta ini dilamar oleh 66.748.

Pada posisi ketiga Universitas Brawijaya (UB) Malang yang didaftar oleh 64.653 lulusan SMA.

Kemudian pada posisi keempat Universitas Negeri Malang (UM) yang tahun ini dilamar oleh 63.738 calon mahasiswa.

Menurut Kepala bagian Humas UB, Anang Sudjoko DCOMM, jumlah pelamar di kampusnya mengalami peningkatan yang besar. Tahun lalu, kampus ini hanya dilamar lebih dari 56.000 calon mahasiswa dan menempati peringkat kelima nasional.

“Peningkatan ini mungkin disebabkan banyak faktor,” kata Anang saat ditemui SURYA di ruang kerjanya, Senin (16/3/2015).

Faktor itu di antaranya ada 14 jurusan baru yang ditawarkan UB tahun ini, sosialiasasi SNMPTN yang berjalan lebih baik, lalu peran mahasiswa dan pengajar UB di dunia luar pendidikan yang semakin banyak.

Begitu pun dengan UM. Menurut Kabag Humas dan Kerjasama UM, Aminarti Siti Wahyuni, peningkatan juga bisa disebabkan jumlah peserta SNMPTN meningkat. Jika tahun lalu SNMPTN diikuti 753.803, tahun ini diikuti 850.093. Ada peningkatan 13 persen dari jumlah peserta.

Walau demikian, dia menjelaskan siswa yang melamar SNMPTN tahun ini belum tentu diterima. Ini disebabkan masing-masing kampus memiliki nilai minimal, yang wajib diikuti. “Jadi kuota SNMPTN belum tentu penuh juga,” tutur dia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved