Selasa, 7 April 2026

Tata Kota

Abah Anton Elus Dada Lihat Kondisi Pemukiman di Pinggir DAS Brantas

"Saya mengelus dada sambil terus mengucap Masya Allah. Kalau plengsengannya longsor, otomatis rumah-rumah itu ikut ambrol,” kata Abah Anton.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Yuli
SURYA.co.id/Hayu Yudha Prabowo
PEMUKIMAN - Wali Kota M Anton, melihat pemukiman padat penduduk di Kelurahan Kota Lama, Kota Malang, Minggu (15/3/2015). 

SURYA.co.id | MALANG – Wali Kota Malang, M Anton mengelus dada saat menyaksikan pemukiman yang berada di pinggir Daerah Aliran Sungai (DAS) Brantas di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Minggu (15/3/2015). Kondisi bangunan rumah di pinggir sungai itu rawan terkena bencana longsor.

“Begitu melihat banyak bangunan rumah di pinggir DAS Brantas, saya mengelus dada sambil terus mengucap Masya Allah. Kalau plengsengannya longsor, otomatis rumah-rumah itu ikut ambrol,” kata Abah Anton saat melakukan blusukan di Kelurahan Kota Lama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Tak hanya itu, saat melakukan blusukan, Abah Anton juga melihat masih banyak warga yang buang air besar di sungai. Ia merasa prihatin karena masih ada warga yang belum melakukan pola hidup sehat. “Tadi pas lewat banyak warga yang nongkrong di pinggir sungai. Saya pikir sedang cari batu akik, ternyata sedang buang air besar. Makanya pas saya lewat orangnya tidak berani berdiri,” canda Abah Anton.

Abah Anton berjanji segera menyulap pemukiman kumuh di pinggir DAS Brantas itu menjadi lingkungan bersih dan sehat. Ia akan membangun rumah penduduk yang berada di pinggir sungai menjadi bangunan yang lebih layak. Pemkot Malang juga akan membangun sanitasi dan taman di lingkungan itu.

“Sekarang kami memang mempunyai program menata pemukiman kumuh. Pemukiman kumuh di pinggir sungai ini akan menjadi prioaritas,” ujarnya.

Seperti biasa, dalam kegiatan blusukan yang dilakukan tiap dua minggu sekali ini, Abah Anton ingin melihat langsung kondisi masyarakat Kota Malang. Abah Anton ingin melihat permasalahan sosial di masyarakat, mulai masalah kesehatan, pendidikan, dan lingkungan.

Dalam acara blusukan itu, Abah Anton memberikan bantuan bedah rumah, peralatan tulis, dan sembako ke masyarakat. Abah Anton juga mengunjungi warganya yang sedang sakit. Setelah blusukan keliling kampung, Abah Anton melakukan tanya jawab dengan warga setempat. Semua keluhan warga ditampung dan akan ditindak lanjuti oleh masing-masing SKPD.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved