Rabu, 15 April 2026

Pembacokan di Jalan Jemur Wonosari

Ada 20 Adegan Pembacokan Yang Diperagakan di Jemur Wonosari

Menurutnya, mayoritas adegan saksi sudah sesuai dengan keterangan saksi dan tersangka.

Penulis: Zainuddin | Editor: Titis Jati Permata
surya/zainuddin
Adegan pengeroyokan korban Timbul (kanan) oleh tersangka Matsaat dan Hasan, Sabtu (14/3/2015). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tiga tersangka pembunuh Timbul memiliki peran hampir sama. Tapi bacokan tersangka Matsaat diduga yang menyebabkan Timbul terluka parah dan meninggal.

Hal ini terlihat dalam reskontruksi di Jalan Jemur Wonosari Gang Lebar, Sabtu (14/3/2015).

Dalam rekonstruksi ini terlihat Timbul membawa tongkat sekitar satu meter.

Timbul dan Matsaat sempat duel. Timbul berusaha menangkis bacokan Matsaat dengan mengangkat tongkat. Tapi Matsaat membacok perut Timbul.

Timbul yang terluka di perutnya berusaha melarikan diri. Tapi Timbul terjatuh setelah dua langkah.

Matsaat langsung menghujamkan celuritnynya bertubi-tubi ke tubuh Timbul.

Timbul diketahui meninggal akibat luka bacok di perut, kepala, dan tangan.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete menyatakan rekonstruksi ini menjalankan 20 adegan.

Ada adegan tambahan setelah mendengar keterangan saksi.

Menurutnya, mayoritas adegan saksi sudah sesuai dengan keterangan saksi dan tersangka.

“Matsaat paling banyak membacok korban Timbul. Tapi tersangka lainnya juga memiliki peran,” kata Takdir usai rekonstruksi.

Menurutnya, tersangka Aziz berperan merencanakan pembacokan. Bahkan Aziz sempat pulang ke Probolinggo untuk mengambil celurit dan senjata lainnya.

Sedangkan tersangka Hasan berperan ikut dalam pembacokan keluarga Timbul.

“Motif utama pembacokan ini adalah dendam,” tambahnya.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved