Kamis, 9 April 2026

Beton Cor Penutup Saluran Air Jebol Dilindas Truk

Sudah sekitar seminggu lalu kondisinya jebol. Malahan ada pengendara sepeda motor yang terjatuh

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Satwika Rumeksa
surya/didik mashudi
Beton cor penutup saluran air di Desa Gayam jebol dilindas truk pengangkut material pasir. 

SURYA.co.id l KEDIRI– Beton cor penutup saluran air di Desa Gayam, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri jebol. Diduga kerusakan terjadi karena beton cor yang menutupnya tidak kuat menahan beban.

Informasi yang dihimpun Surya Online Minggu (8/3/2015) menyebutkan, kerangka beton cor penutup saluran air itu diduga tidak menggunakan kerangka besi yang sesuai dengan spesifikasi. Akibatnya, beton cornya jebol saat dilintasi truk bertonase besar.

Jalan yang rusak ini menghubungkan Desa Gayam dengan Desa Pagu. Kerusakan terjadi sejak seminggu lalu akibat dilalui truk pengangkut material pasir.

Menyusul jebolnya penutup beton cor itu, masyarakat kemudian berinisiatif menutup separuh badan jalan yang rusak dengan bambu. Sehingga saat ini hanya separuh badan jalan saja yang dapat dilintasi pengguna jalan. "Sudah sekitar seminggu lalu kondisinya jebol. Malahan ada pengendara sepeda motor yang terjatuh karena melewati jalan berlubang," ungkap Supri (35) kepada Surya Online.

Diungkapkan, penutup saluran air itu jebol karena tidak kuat saat dilintasi truk yang mengangkut material pasir yang banyak lewat di desanya. Sebelum jebol, semula hanya berupa retak kemudian jebol dan saat ini meninggalkan lubang selebar satu meter persegi.

Jalan di Desa Gayam ini menjadi salah satu jalur jalan yang banyak dilintasi truk pengangkut material pasir dari lereng Gunung Kelud. Setiap hari ada puluhan truk penuh muatan pasir yang melintasi jalan ini.

Selain akibat faktor tidak kuat menampung beban, konstruksi beton cor hanya menggunakan besi ukuran 6 dan 7 mili. Selain itu rangkaian besinya juga sangat longgar sehingga tidak mampu menahan beban berat kendaraan yang lewat.

Kerusakan semakin parah karena campuran semennya diduga sangat kurang sehingga kekuatan cornya menjadi rapuh. Meski beton cor itu sudah tertutup aspal terlihat tetap hancur ketika dilindas kendaraan.

Masyarakat sendiri sudah melaporkan kerusakan beton cor penutup salurang air ke perangkat desa. Malahan tim dari dari Pemkab Kediri informasi sudah datang untuk mengecek ke lokasi

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved