Rabu, 8 April 2026

Pilbup Malang

PKB Minta 4 Bakal Calon Wakil Bupati Malang Jaga Kekompakan

"Kalau berkoalisi dengan lima partai, masak semua minta N2 (wakil bupati)? Jumlah wakil bupatinya kan satu," kata Bupati Malang dari Golkar.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yuli
SURYA.co.id/Sylvianita Widyawati
Bupati Malang, Rendra Kresna. Ia pemimpin Golkar Kabupaten Malang yang ternyata juga mengantisipasi maju lagi lewat PKB dan Nasdem, sekaligus mengumpulkan 650.000 KTP. 

SURYA.co.id | MALANG - Empat bakal calon wakil Bupati Malang dari PKB baru saja dikumpulkan di DPP PKB di Jakarta terkait Pemilihan Bupati Malang. Mereka adalah Sanusi, Abdurrahman, Sholeh dan Umar Hasan.

Mereka diminta tetap menjaga kekompakan ketika salah satu mendapat rekom dari DPP. "Saya apresiasi sekali dengan kesepakatan itu," jelas H Sholeh, politisi PKB di DPRD Kabupaten Malang kepada SURYA, Jumat (6/3/2015).

Menurut politisi PKB peraih suara terbanyak dalam Pemilihan Anggota Legislatif 2014 itu, jika satu orang direkomendasi maka yang lainnya harus legawa. Tujuannya agar PKB tetap solid.

Ia menuturkan, dalam pertemuan di DPP PKB, para bakal calon didampingi Kholik, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Malang dari PKB dan Muslimin, Ketua Fraksi PKB.

Sepengetahuan Sholeh, kesepakatan PKB dengan Partai Golkar adalah bakal calon dari PKB menjadi wakil bupati.

Terpisah, Bupati Malang Rendra Kresna, politisi Golkar yang berniat mencalonkan diri lagi itu menyatakan, partai-partai yang ingin berkoalisi dengan Golkar tidak semuanya harus minta jadi wakil bupati.

"Kalau berkoalisi dengan lima partai, masak semua minta N2 (wakil bupati)? Jumlah wakil bupatinya kan satu. Yang lainnya kan bisa tetap kami libatkan dalam hal lain sebagai partai pendukung," ungkap Rendra.  

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved