Rabu, 15 April 2026

Warga Surabaya Engga Pakai JPO

Edukasi Masyarakat Gunakan Fasilitas Umum

"Biasanya teguran kita sampaikan melalui pengeras suara yang ada di mobil," tambah Made.

Penulis: Ian Darmawan | Editor: Parmin

SURYA.co.id | SURABAYA - Aktivitas yang padat di Jalan Pemuda membuat masyarakat berpikir singkat. Misalnya dalam masalah menyeberang jalan. Akibatnya beberapa kendaraan harus terhenti untuk beberapa saat menunggu orang menyeberang. Hal ini tentu kelancaran lalu lintas.

Aktivitas tersebut masih dalam pengawasan Polsek Genteng Surabaya. Waktu berpatroli misalnya, beberapa cara dilakukan untuk mengimbau kepada warga sekitar. Tentunya untuk menggunakan fasilitas penyeberangan.

"Kita beri edukasi tentang jembatan penyeberangan jalan orang (JPO) biasanya. Tentu juga fungsinya," ucap Kasatlantas Polsek Genteng, AKBP Made Agus Prasetya.

Selain mengimbau warga yang tidak menggunakan jembatan. Beberapa anggota pasti akan melakukan teguran terhadap warga yang bandel.

"Biasanya teguran kita sampaikan melalui pengeras suara yang ada di mobil," tambah Made.

Cara-cara tersebut cukup efektif juga untuk membuat warga sadar. Jembatan pun digunakan kembali dan laju kendaraan juga akan berjalan tanpa terhambat.

Ia menyatakan bahwa daerah jalan pemuda adalah daerah yang padat. Ada mall dan pusat handphone yang menjadi jujukan masyarakat. Belum lagi ramainya kendaraan yang melintasi jalan tersebut.

Adapun juga beberapa kendaraan yang parkir sembarangan. Akibatnya aktivitas kendaraan di jalan pemuda berjalan padat merayap. Itupun dalam waktu tertentu, seperti jam istirahat ataupun jam pulang kerja.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved