Plengsengan Sungai Mejayan Madiun Ambrol, Ancam Pengguna Jalan
"Jadi pembangunan plengsengan menjadi satu (include) bersama perbaikan jalan ring road II yang nilainya mencapai Rp 1, 150 miliar.
Penulis: Sudarmawan | Editor: Yoni
SURYA.co.id |MADIUN - Plengsengan di sungai Singoludro yang ada di Dusun Singoludro, Desa/Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun ambrol sepanjang 20 meter dan tinggi 3 meter.
Ambrolnya penahan sungai itu, disebabkan tergerus luapan air sungai saat hujan deras mengguyur wilayah itu.
Kondisi ini jika dibiarkan dan tak segera diperbaiki, dipastikan bangunan plengsengan yang dibangun menggunakan anggaran Program Pembangunan Prasarana Kota Terpadu (P3KT) APBN Tahun 1993 itu, bakal semakin memakan seluruh badan jalan yang kerap dilalui kendaraan besar itu.
"Karena tak mampu menahan derasnya air, plengsengan ambrol hingga pipa aliran air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) ikut terputus dan diperbaiki," terangnya kepada Surya, Rabu (04/03/2015).
Untuk menghindari kecelakaan atau pengguna jalan terjebak longsoran plengsengan itu, warga langsung memasang tanda bahaya dengan memasang drum bekas dan bambu di atas plengsengan yang ambrol itu.
Sementara Kasi Perencanaan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Cipta Karya (BMCK) Pemkab Madiun, Heru Sulaksono mengakui sudah mengetahui ambrolnya plengsengan itu.
Pihaknya mengaku merencanakan pembangunan plengsengan dan jalan itu dalam APBD Tahun 2015 ini yakni dengan menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) Tahun sebesar Rp 1 miliar untuk pembangunan jalannya dan Rp 150 Juta untuk perbaikan plengsengan yang ambrol.
"Jadi pembangunan plengsengan menjadi satu (include) bersama perbaikan jalan ring road II yang nilainya mencapai Rp 1, 150 miliar. Khusus perbaikan plengsengan akan dianggarkan sebesar Rp 150 juta," tegasnya.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA