Pembacokan di Jalan Jemur Wonosari
Dua Buron Kasus Jemur Diperkirakan Masih di Jatim
“Lokasinya tidak perlu saya jelaskan. Dua tersangka ini masih ada di Jatim,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete.
Penulis: Zainuddin | Editor: Parmin
SURYA.co.id | SURABAYA - Satreskrim Polrestabes Surabaya sudah mulai mengendus dua tersangka pembacok di Jalan Jemur Wonosari pada akhir Februari 2015 lalu. Dua tersangka ini diperkirakan belum keluar dari Jawa Timur (Jatim).
Satreskrim menetapkan Mat Saat (45), dan anaknya, Hasan (22) dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Dua orang ini terlibat aktif membacok keluarga Timbul (58). Timbul tewas tidak lama usai insiden berdarah tersebut. Sedangkan dua anaknya, Didik Hariyanto (28), dan Noven Hariyanto (16) mengalami luka bacok di sekujur tubuhnya.
“Lokasinya tidak perlu saya jelaskan. Dua tersangka ini masih ada di Jatim,” kata Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Takdir Mattanete, Rabu (4/3/2015).
Sampai sekarang Satreskrim baru menangkap Aziz Hariyanto (37). Sebagaimana tersangka lainnya, Aziz juga terlibat dalam pembacokan keluarga Timbul. Bahkan Aziz yang menyediakan dua celurit untuk melukai keluarga Timbul.
Satreskrim berencana menggelar rekonstruksi untuk melengkapi data. Rekonstruksi ini juga untuk mengetahui peran setiap tersangka. Tapi Takdir belum dapat memastikan kapan rekonstruksi tersebut dapat digelar. Takdir pun tidak dapat memastikan rekonstruksi ini menunggu dua tersangka lainnya tertangkap atau tidak.
“Bisa saja tidak perlu menunggu dua tersangka lain tertangkap,” tambahnya.
Sebelumnya, pembacokan ini dipicu sakit hati para tersangka kepada korban. Aziz sakit hati karena Timbul pernah mengancam akan membacoknya.
Sedangkan tersangka Mat Saat sakit hati karena para korban sempat mengeroyok Hasan.
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA