Warga Sukoraharjo Gerudug Kantor Desa, Tuntut Pak Kades Mundur
Warga menuntut Kades Sukoraharjo turun karena dinilai menyelewengkan dana desa dan sikapnya yang arogan.
SURYA.co.id | MALANG - Puluhan warga Desa Sukoraharjo kembali mendatangi Kantor Desa Sukroharjo untuk keempat kalinya, Senin (2/3/2015).
Mereka menuntut Kepala Desa Sukoraharjo Imam Bisri turun dari jabatannya. Namun kedatangan warga pagi itu tidak dijamu langsung oleh Imam.
Imam dikabarkan sedang menjalani pelatihan di Surabaya selama seminggu ke depan.
Sebagai gantinya, Sekretaris Desa Solikin menemui warga di kantor desa.
Dalam dialog yang dihadiri Kapolsek Kepanjen Kompol Sulistyo itu, warga sempat mengancam akan menyegel kantor desa.
"Kami akan menyegel kantor desa kalau persoalan ini tidak ada titik temunya," kata seorang warga.
Pihak kepolisian lantas mengadakan pertemuan tertutup dengan warga di ruang tamu kantor desa.
Sekitar 30 menit berselang, pertemuan tertutup itu selesai dan warga kembali berdialog.
Namun dalam dialog yang digelar itu, warga mengurungkan menyegel kantor.
Mereka menyadari kalau menyegel kantor desa maka pelayanan masyarakat terganggu.
Warga menuntut Kades Sukoraharjo turun karena dinilai menyelewengkan dana desa dan sikapnya yang arogan.
Pembangunan desa yang berupa fisik tidak dirasakan warga. Seperti pembangunan jalan, perbaikan musala, dan posyandu.
Warga sudah melaporkan kasus itu ke kepolisian. Selanjutnya, warga mempercayakan proses hukum yang berlaku pada pihak berwenang. (Benni Indo)
Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA