Tampar Tetangga dengan Sandal Jepit, Siti Badriah Duduk di Kursi Pesakitan

Bukan penganiayaan berat, hanya memukuli menggunakan sandal plastik dan tangan kosong.

SURYA.co.id | SURABAYA - Siti Badriah mendekam di penjara sejak 17 Desember 2014. Senin (2/3/2015) siang, dia duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri (PN) Surabaya untuk menjalani sidang perdana kasus penganiayaan.

Siti Badria didakwa melakukan penganiayaan terhadap Uut, warga Mulyorejo, Surabaya.

Bukan penganiayaan berat, hanya memukuli menggunakan sandal plastik dan tangan kosong.

"Saya menyesal Pak, saya benar-benar khilaf," ujar ibu dua anak asal Ngawi yang selama ini bekerja menjadi pembantu rumah tangga di Mulyorejo tersebut.

Selama sidang, Siti Badriah terus sesenggukan. Dia menceritakan apa yang telah dilakukannya terhadap Uut.

"Saya pukul pakai sandal jepit dari plastik," lanjutnya.

Pemukulan itu, menurutnya, berawal dari kesalahpahaman antara dia dan Uut, tetangga majikan tempatnya bekerja. Beberapa saat setelah cekcok, dia lantas menyerang Uut.

"Dia mengatai anak saya dengan sebutan Monyet. Tapi dia salah paham. Sampai terjadi (pemukulan) itu. Saya benar-benar menyesal," lanjutnya.

Siti Badriah didakwa dengan jeratan pasal 351 KUHP dan sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok.
LIKE Facebook Page www.facebook.com/SURYAonline
FOLLOW www.twitter.com/portalSURYA

Tags
peradilan
Penulis: M Taufik
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved