Kamis, 16 April 2026

Pembacokan di Jalan Jemur Wonosari

Jempol Noven Terluka Saat Lindungi Ibu Dari Sabetan Celurit

"Beberapa teman di kelas sempat menangis saat saya ceritakan detail kejadian," tutur Hisam.

Penulis: Ian Darmawan | Editor: Titis Jati Permata

SURYA.co.id | SURABAYA – Noven Harianto (16) salah satu korban selamat dalam pembacokan di Jalan Jemur Wonosari Gang Lebar, Rabu (25/2/2015) malam, sempat melindungi ibunya dari sabetan celurit.

Bahkan, untuk menyelamatkan ibunya, jempol tangan kanan Noven terluka.

“Kemarin sebelum operasi dia sempat menceritakan kejadian tersebut” ujar Hisam, teman sekelas Noven kepada SURYA.co.id, Jumat (26/2/2015).

Menurut Hisam, Noven tak hanya melihat tragedi berdarah itu di depan matanya. Dia ikut melawan dengan alat seadanya.

Bahkan ia harus melihat sang ayah, Timbul, tergeletak di depannya.

Dituturkan Hisam, dirinya kenal baik dengan Noven. Remaja tersebut dikenal sebagai anak yg mudah bergaul dan humoris di sekolah.

"Beberapa teman di kelas sempat menangis saat saya ceritakan detail kejadian," tutur Hisam.

Sebelumnya, pembacokan terjadi di Jalan Jemur Wonosari, Rabu (25/2/2015) malam, dan mengakibatkan seorang pria tewas, dan dua lainnya terluka.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved