Bunuh Diri

Mengharukan, Isi Surat Wasiat Mahasiswa UM yang Gantung Diri

"Saya ambil jaket, tolong bayarkan. Ambil uang di ATM saya Rp 50.000, nanti kekurangannya minta ke orangtua," demikian bunyi dalam surat wasiat itu.

Mengharukan, Isi Surat Wasiat Mahasiswa UM yang Gantung Diri
Repro dokumen keluarga oleh SURYA.co.id/Dyan Rekohadi
SEMASA HIDUP - Eko Setyo Budi, mahasiswa Universitas Negeri Malang. 

SURYA.co.id | MALANG - Eko Setyo Budi (21), mahasiswa Universitas Negeri Malang yang ditemukan tewas gantung diri, ternyata meninggalkan surat wasiat di depan pintu kamarnya di lantai dua rumahnya, Rabu (25/2/2015) malam.

Mahasiswa asal Trenggalek itu bunuh diri di dapur rumahnya, Perumahan Sawojajar II, Jl Kapiminda IV blok 11 G Desa Pangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Kanit Reskrim Polsek Pakis, Ipda Ronny Margas, mengatakan, surat wasiat itu ditulis tangan dalam selembar kertas. "Kami sudah cocokkan dengan tulisan di buku kuliahnya, tulisannya identik hanya ditulis dalam ukuran besar," ujar Ronny, Kamis (26/2/2015).

Isi surat wasiat itu mengharukan. Eko menyampaikan permintaan maaf kepada kedua orangtuanya karena telah menyusahkan. Dia juga berpesan kepada adiknya untuk melunasi pembayaran jaket yang dibelinya dari teman kuliah.

"Saya ambil jaket, tolong bayarkan. Ambil uang di ATM saya Rp 50.000, nanti kekurangannya minta ke orangtua," demikian bunyi dalam surat wasiat itu. Selama ini, Eko tinggal bersama adiknya di rumah tersebut. Jenazah Eko tadi diantarkan oleh para dosen UM ke Trenggalek.

Penulis: Dyan Rekohadi
Editor: Yuli
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved