Ayah Hajar Anak Hingga Tewas
Cegah Trauma Penyiksaan Ayah, Dina Perlu Pengawasan Psikiater
@portalSURYA - Dina Marcelina kini sebatang kara, meski masih punya keluarga dari ayahnya.
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Yuli
SURYA.co.id | MALANG - Nasib Dina Marcelina (8), kakak mendiang Kasih Ramadani (7), mendapat perhatian polisi. Kasih adalah korban pemukulan ayah kandungnya, Deni, di Desa Sitirejo, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, Sabtu (21/2/2015).
"Kami akan koordinasi dengan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Kabupaten Malang terkait penanganan Dina," jelas Iptu Sutiyo, Kanit PPA Satreskrim Polres Malang, Senin (23/2/2015).
Setelah ayahnya ditahan dan adiknya meninggal, Dina bisa dibilang sebatang kara meski masih punya keluarga dari ayahnya di kawasan Lowokdowo, Kecamatan Sukun, Kota Malang.
Sutiyo yakin, Dina pasti mengalami trauma pada kejadian itu. "Minimal harus ditangani psikolog atau psikiater," ujarnya.
Apalagi, saat kejadian itu, ia melihat langsung aksi ayahnya. Dina juga dipukul ayahnya gara-gara berebut baju batik oleh-oleh Om dan Tantenya setelah pulang dari Yogyakarta.
Ia khawatir, trauma itu akan teringat sampai ia dewasa. Sedangkan alasan berkoordinasi ke P2TP2A Kabupaten Malang karena Kota Malang tidak memiliki lembaga itu.